Suara.com - Alphonso Davies sukses mengantar Bayern Munich juara Liga Champions. Di balik itu semua, pemain yang berposisi bek kiri kiri itu menorehkan rekor tersendiri.
Bayern Munich juara Liga Champions usai mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 1-0. Bertanding di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Senin (24/8/2020) dini hari WIB, gol semata wayang Die Roten dicetak oleh Kingsley Coman.
Kendati tak mencetak gol, Alphonso Davies tampil oke di pertahanan Bayern Munich. Ia sukses menghalau gempuran dari trisula PSG, yakni Neymar, Kylian Mbappe, dan Angel Di Maria.
Berkat kesuksesan ini, Alphonso Davies pun jadi pemain pertama asal Kanada yang juara Liga Champions. Bek 19 tahun itu mengaku ini semua masih seperti mimpi yang jadi kenyataan.
"Siapa yang percaya seseorang dari Kanada bisa menjadi juara Liga Champions?" kata Davies, dilansir dari laman resmi UEFA.
"Dua tahun lalu, jika seseorang bilang itu ke saya, sedikitpun tidak akan saya percaya," ujarnya menambahkan.
Alphonso Davies sebelumnya dibeli Bayern Munich dari klub Kanada yang berlaga di Liga Sepak Bola Amerika Serikat (MLS), Vancouver Whitecaps, pada awal 2019. Musim ini, Davies semakin dipercaya mengisi sektor bek kiri Bayern oleh manajer Hansi Flick dan melakoni debutnya di Liga Champions di babak penyisihan Grup B melawan Olympiakos.
Momen terbaik Davies di Liga Champions musim ini tentu terlihat di babak perempat final ketika ia mampu meredam kegemilangan Lionel Messi dan Bayern menang 8-2.
Alphonso Davies bahkan sempat melakukan aksi menawan ketika melewati Messi, memperdaya Nelson Semedo sembari melakukan tusukan ke dalam kotak penalti sebelum mengirim umpan tarik yang mudah saja diselesaikan oleh Philippe Coutinho.
Baca Juga: PSG Kalah dari Bayern Munich di Final, Tuchel: Kami Kurang Klinis
Di usia yang belum genap 20 tahun, Alphonso Davies tentunya punya masa depan cerah. Lebih lagi ia musim ini sudah sukses mengabtar Bayern Munich meraih trebel, yaitu Bundesliga Jerman, Piala DFB Pokal, dan terakhir Liga Champions.
(Antara)
Berita Terkait
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Benamkan Kanada, Maroko Buka Peluang Menuju Final Piala Dunia 2026?
-
Ounahi Menggila, Maroko Tekuk Kanada 3-0 dan Siap Hadapi Prancis di 8 Besar
-
Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga
-
Prediksi Kanada vs Maroko: Adu Lini dan Taktik Demi Tiket Perempat Final
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN
-
Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP