Suara.com - Robert Lewandowski mengatakan jangan pernah berhenti bermimpi setelah bintang Bayern Munich itu akhirnya merasakan gelar juara Liga Champions pertamanya.
Bayern merebut trofi Piala Eropa / Liga Champions keenam mereka dan juga mencatat treble di musim ini 2019-20 berkat kemenangan 1-0 atas Paris Saint-Germain, Senin (24/8/2020) dini hari WIB.
Gol Kingsley Coman di babak kedua menjadi penentu kemenangan Bayern di Lisbon, di mana juga menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Eropa / Liga Champions yang memenangkan 11 pertandingan berturut-turut.
Itu juga menutup malam yang tak terlupakan bagi Lewandowski, yang belum pernah memenangkan Liga Champions sebelum menghadapi PSG. Ia sempat merasakan tampil di final 2012-13 namun kalah melawan Bayern saat masih memperkuat Borussia Dortmund.
Lewandowski - yang menikmati musim yang luar biasa bersama Bayern dengan mencetak 55 gol di semua kompetisi, sangat gembira dengan pencapaiannya tersebut.
"Jangan pernah berhenti bermimpi. Jangan pernah menyerah ketika Anda gagal," tulis Lewandowski di akun Instagramnya seperti dilansir Sportskeeda.
"Bekerja keras untuk mencapai tujuanmu. Terima kasih atas dukunganmu, karena percaya pada kemampuan kami. Kami adalah Juara Eropa!"
Meski Lewandowski tidak mencetak gol ke gawang PSG saat laga final tersebut, penyerang Bayern itu tetap dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim 2019-20.
Lewandowski mencetak 15 gol untuk Bayern, lima gol lebih banyak dari pemain sensasional Dortmund Erling Haaland. Pemain internasional Polandia itu hanya terpaut dua gol dari rekor Cristiano Ronaldo.
Baca Juga: Tanpa Pakaian, Istri Mauro Icardi Pamer Foto sedang Mandi di Tempat Terbuka
Berita Terkait
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
-
PSG Sabet Juara Super Eropa, Luis Enrique Sentil Balik Si Tukang Kritik
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya