Suara.com - Leed United sukses menggaet mantan penyerang Timnas Spanyol, Rodrigo Moreno, dari Valencia untuk mengarungi Liga Inggris musim 2020/2021. Kepastian ini telah diumumkan oleh klub La Liga tersebut.
Velancia tidak menyebutkan biaya transfer atau rincian kontrak yang diberikan Leeds, tetapi laporan di media Spanyol mengatakan bahwa klub Inggris itu akan mengeluarkan sekitar 30 juta euro (sekitar Rp518 miliar) ditambah 10 juta euro (sekitar Rp172 miliar) sesuai perjanjian kedua klub.
"Pada prinsipnya Valencia telah mencapai kesepakatan dengan Leeds United untuk transfer Rodrigo, tergantung pada pemain yang lulus tes medis dan semua dokumentasi serta formalitas dirampungkan," kata tim La Liga itu seperti dilansir Reuters, Rabu (26/8/2020).
Rodrigo mencetak 59 gol dalam 220 pertandingan untuk Valencia. Ia adalah pemain kunci terbaru yang dijual setelah kapten Dani Parejo dan Francis Coquelin pindah ke klub rival Villarreal bulan ini, memicu protes baru terhadap pemilik klub Peter Lim.
Pemain berusia 29 tahun tersebut menghabiskan waktu di akademi muda Flamengo dan Real Madrid sebelum menjadi bintang di Benfica dan kemudian Valencia.
Rodrigo sudah berpengalaman dalam sepak bola Inggris ketika ia tampil 17 kali di Liga Premier bersama Bolton saat dipinjamkan dari Benfica pada musim 2010/11.
"Inggris baik kepada saya. Anda pergi ke Inggris, Anda tahu tuntutan fisik - Anda tidak punya pilihan selain beradaptasi dan itu membuat Anda tumbuh," katanya kepada surat kabar Inggris The Guardian pada 2018.
"Bekerja di sana setiap hari membantu. Saya terlibat, itu adalah musim senior pertama saya dan saya belajar banyak."
Kualitas Rodrigo membuatnya menjadi penyerang favorit pelatih timnas Spanyol Luis Enrique dan pendahulunya Robert Moreno.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Bidik Hasil Maksimal di Piala Asia U-19 2020
Ia telah membalas kepercayaan mereka dengan mencetak enam gol dalam sembilan pertandingan terakhirnya untuk tim Matador tersebut.
Rodrigo hanya mencetak tujuh gol di semua kompetisi musim lalu di tengah cedera dan kekacauan di Valencia, yang memecat pelatih favorit suporter Marcelino pada September dan akhirnya finis posisi kesembilan. (Antara)
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Inggris 2020/2021, Liverpool Vs Leeds United di Pekan Perdana
-
Valencia Umumkan Dua Kasus Positif Virus Corona
-
Ferran Torres Beberkan Alasannya Pindah dari Valencia ke Manchester City
-
Ferran Torres Resmi Gabung Manchester City, Langsung Dikontrak 5 tahun
-
Menuju Manchester City, Ferran Torres Ingin seperti Cristiano Ronaldo
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana