Suara.com - Kabar baik buat para pecinta sepak bola Indonesia. Liga 2 2020 kemungkinan besar akan bisa disaksikan secara langsung melalui layar kaca usai PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjajaki kerja sama dengan stasiun televisi.
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengatakan bahwa pihaknya kini tengah menjajaki kerja sama dengan stasiun televisi untuk menayangkan pertandingan-pertandingan Liga 2.
"Kami memang ingin Liga 2 ditayangkan secara langsung," ujar Akhmad Hadian, seperti dikutip dari Antara.
LIB sendiri belum bisa memberikan informasi terkait stasiun televisi mana saja yang diincar menjadi calon pemegang hak siar Liga 2 2020.
Yang jelas, kata Akhmad Hadian, pihaknya ingin stasiun televisi itu memiliki jangkauan yang luas agar siarannya dapat disaksikan seluruh masyarakat.
"Laga-laga Liga 2, kan, dinantikan banyak pencinta sepak bola hingga di pelosok," ujarnya.
Sementara terkait penayangan lanjutan Liga 1 2020, yang berlangsung pada 1 Oktober 2020-28 Februari 2021, LIB memastikan hak siar masih dipegang oleh stasiun televisi swasta yang sama seperti sebelum pandemi COVID-19 melanda Tanah Air.
Liga 2 2020 sendiri digelar dengan format turnamen pada 17 Oktober-5 Desember 2020 dengan protokol pencegahan COVID-19 yang ketat.
Sebanyak 24 tim peserta dibagi ke dalam empat grup yang masing-masing diisi enam klub. Setiap grup memiliki satu tim tuan rumah yang menyelenggarakan semua pertandingan di grup tersebut.
Baca Juga: Liga 1 2020 Segera Bergulir, Bomber Persiraja Belum Tiba di Indonesia
Berdasarkan pengundian yang dilakukan secara virtual pada Rabu (19/8), keempat tuan rumah fase penyisihan grup Liga 2 musim 2020 adalah Badak Lampung FC (Grup A), PSCS Cilacap (Grup B), PSPS Pekanbaru (Grup C), dan PSMS Medan (Grup D).
Nantinya, delapan tim terbaik dari penyisihan grup akan masuk ke babak perempat final. Di sini, tim-tim ditempatkan ke dalam dua grup dan empat terbaik berhak melaju ke semifinal.
Lalu, laga empat besar dan final dilaksanakan dengan pertandingan tunggal (single match). Dua tim yang masuk ke final dipastikan promosi ke Liga 1 Indonesia 2021. (Antara)
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan