Suara.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengatakan timnya musim ini bisa memainkan gaya sepakbola yang berbeda dengan yang biasa disaksikan para penggemar.
Pelatih bertubuh gempal asal Belanda tersebut melontarkan pernyataan ini usai membawa Barcelona menang 3-1 atas klub Divisi Segunda (divisi dua Spanyol), Gimnastic pada laga uji coba yang dihelat di stadion mini milik Blaugrana, Johan Cruyff Stadium, Barcelona, Minggu (13/9/2020) pagi WIB.
Pada laga ini, Koeman menggunakan patron 4-2-3-1 dengan dua gelandang bertahan sebagai pivot. Sistem ini sendiri relatif jarang digunakan oleh pelatih-pelatih Barca sebelumnya.
Koeman memasang Sergio Busquets dan Carles Alena sebagai duo jangkar pada babak pertama, serta kemudian Frenkie de Jong dan Riqui Puig di babak kedua ketika sang pelatih mengubah seluruh timnya pasca turun minum.
"Ini mungkin sedikit berbeda dan lebih defensif dengan yang kita lihat di Barcelona dalam beberapa tahun terakhir," jelas Koeman kepada saluran televisi resmi klub, Minggu (13/9/2020).
"Tapi tujuannya adalah menggerakkan bola, menahannya dan menciptakan ruang untuk bermain antar lini, di belakang gelandang lawan. Saya kira tim ini mampu melakukannya karena kami memiliki gelandang-gelandang yang mampu bermain dengan cara itu," celoteh eks pelatih Everton dan Timnas Belanda itu.
Ousmane Dembele membuka skor untuk Barcelona pada laga pramusim jelang bergulirnya Liga Spanyol 2020/2020 ini.
Sementara itu, Antoine Griezmann dan Philippe Coutinho mencetak gol dari titik penalti dalam laga perdana Koeman sebagai entrenador Barcelona menggantikan posisi Quique Setien ini.
Koeman praktis menurunkan pemain-pemain terbaiknya pada babak pertama, dengan menurunkan Lionel Messi sejak menit awal awal meskipun sang megabintang baru berlatih awal pekan ini setelah mengakhiri perselisihannya dengan klub menyusul permintaannya hengkang dalam status bebas transfer.
Baca Juga: Juventus Hantam Novara 5-0, Pirlo Klaim Punya Banyak Variasi Taktik
Barca sendiri akan menghadapi Girona pada tengah pekan nanti dalam pertandingan uji coba lainnya, dan sedang dalam pembicaraan untuk menghadapi Elche dalam pertandingan pramusim terakhir, sebelum melakoni laga pertama mereka di musim baru La Liga dengan menghadapi Villarreal pada 27 September 2020.
"Saat ini penting bagi para pemain untuk bermain karena ini bukan pramusim yang normal. Kami hanya punya empat pekan bersama, bukan enam pekan dan itu sulit sekali," keluh Koeman.
"Yang ingin kami lakukan saat ini adalah fokus kepada kebugaran kami, dan kemudian selama dua pekan ke depan fokus kepada masalah yang lebih taktis," sambung pelatih berusia 57 tahun itu.
"Yang terpenting hari ini adalah untungnya tidak ada cedera dan semua orang bisa bermain selama 45 menit. Kami menunjukkan tingkat intensitas yang baik dalam kedua babak dan meskipun ada hal-hal yang dapat kami tingkatkan, kami sudah senang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gerard Pique Dihukum Larangan Dua Bulan usai Ribut dengan Wasit
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
The Jakmania Suntik Motivasi Skuad Persija Jakarta Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Terseret Kasus, Bournemouth Bekukan Alex Jimenez dari Skuad Hadapi Fulham
-
Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA