Suara.com - Timnas Indonesia U-19 bakal kembali dijajal kemampuannya oleh tiga tim kuat setelah mengikuti international friendly tournament di Kroasia. Tiga tim tersebut adalah Qatar, Bosnia-Herzegovina, dan Dinamo Zagreb.
Sebelumnya, tiga pertandingan sudah dijalani tim asuhan Shin Tae-yong di sebuah mini turnamen. Yaitu melawan Bulgaria, Kroasia, dan Arab Saudi.
Sayang dari tiga pertandingan tersebut Timnas Indonesia U-19 gagal mendapat kemenangan. Pasukan Merah Putih takluk 0-3 dari Bulgaria, dibantai Kroasia 1-7, dan imbang 3-3 kontra Arab Saudi.
Setelah mengikuti turnamen tersebut, ada empat pertandingan lagi yang dilakoni Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- ketika menghadapi Qatar, Bosnia-Herzegovina, serta Dinamo Zagreb.
Melawan Qatar dijadwalkan berlangsung dua kali, lalu Bosnia dan Herzegovina, serta Dinamo Zagreb masing-masing sekali.
Timnas U-19 lebih dahulu akan melawan Qatar pada 17 dan 20 September 2020. Lalu, Bosnia dan Herzegovina lima hari setelahnya, dan terakhir Dinamo Zagreb 28 September mendatang.
Namun, belum ada informasi apakah pertandingan Timnas Indonesia U-19 ini akan disiarkan secara langsung di televisi nasional seperti di international friendly tournament.
Seperti diketahui, uji coba yang dilakukan oleh Witan Sulaeman dan kawan-kawan merupakan rangkaian agenda dari training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 selama di Kroasia.
Pemusatan latihan ini sejatinya disiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-19 2020 pada 14-31 Oktober mendatang di Uzbekistan. Namun, kejuraan tersebut telah ditunda penyelenggaraannya oleh AFC karena pandemi COVID-19.
Baca Juga: Pelatih Baru Persija Puji Performa Braif Fatari Bersama Timnas U-19
Berikut agenda uji coba Timnas Indonesia U-19 saat TC di Kroasia:
17 September 2020: Timnas Indonesia U-19 vs Qatar
20 September 2020: Timnas Indonesia U-19 vs Qatar
25 September 2020: Timnas Indonesia U-19 vs Bosnia-Herzegovina
28 September 2020: Timnas Indonesia U-19 vs Dinamo Zagreb
Tag
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Mulai Revolusi di Persija, Pemain Macan Kemayoran Wajib Tunduk pada Aturan Disiplin
-
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Fabio Calonego, Tetap Jadi Andalan Shin Tae-yong
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
-
Shin Tae-yong Pimpin Latihan Perdana Persija, Fokus Bangun Fondasi Tim
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Nyicil Nmax dan PCX Bikin Tekor? Ini 4 Motor Harian Murah Bagasi Besar Mulai 5 Jutaan
-
Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Cara Menghilangkan Noda Lipstik di Baju, Praktis dan Gak Bikin Kain Rusak
-
Tambah Armada dan Dikawal TNI - Polri, Antrean BBM di Sumatra Diklaim Mulai Normal
-
Ulasan Toko yang Buka di Kala Hujan: Novel Bestseller di Koreayang Mengajarkan Arti Kebahagiaan
-
Gokil! Kreator Konten Waldi Sempurna Konsisten Berbagi Puluhan Nasi Kotak Setiap Gajian
-
Modus Baru Solar Subsidi Terbongkar, QR Code MyPertamina Dipakai Berulang hingga Diblokir
-
Cara Memilih Pelembap Sesuai Jenis Kulit, Jangan Salah Pilih agar Tak Iritasi
-
Duitnya Sudah Jadi Kasus, KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli