Suara.com - Setelah membukukan dua kekalahan dan satu hasil imbang, timnas Indonesia U-19 akhirnya memetik kemenangan pertama mereka di laga uji coba di Kroasia.
Menghadapi Qatar di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Kroasia, Kamis (17/9/2020), tim besutan Shin Tae-yong menang tipis 2-1.
Jalannya Pertandingan
Timnas Indonesia U-19 bermain cukup baik di menit awal babak pertama. Witan Sulaeman dan kawan-kawan bahkan menguasai jalannya pertandingan.
Bahkan, gol hampir didapat skuat Merah Putih pada menit ketiga jika sundulan Irfan Jauhari tak ditepis kiper Qatar.
Hingga menit ke-10, Qatar sulit menembus pertahanan Indonesia. Pemain-pemain Qatar dipaksa bermain di daerah pertahanannya sendiri.
Tak bisa menembus pertahanan lawan, Qatar mencetak gol dari sudut kiri gawang pada menit ke-13. Al Mehairi mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangan melengkungnya tak bisa diantisipasi Adi Satryo. Skor 1-0 untuk Qatar.
Menit ke-16, Timnas Indonesia U-19 mendapat hadiah penalti setelah Mochamad Supriadi dilanggar pemain Qatar di kotak terlarang. Brylian Aldama yang menjadi Algojo berhasil membuat Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Kedua tim terus berusaha kembali mencetak gol. Sampai dengan menit 25, Indonesia dan Qatar sama-sama masih berusaha membobol gawang lawan masing-masing.
Baca Juga: Qatar Minta Timnas Indonesia U-19 Lakukan Ini Sebelum Pertandingan Uji Coba
Garuda Nusantara hampir mencetak gol pada menit ke-26. Sayang tendangan Irfan Jauhari ditepis kiper Qatar setelah menerima umpan manis dari Brylian Aldama.
Sampai menit ke-30 Witan Sulaeman dan kawan-kawan terus menekan pertahanan Qatar. Sayang belum ada gol tambahan bagi Indonesia.
Di menit akhir pertandingan Qatar mulai menekan pertahanan Garuda Nusantara. Namun, hingga turun minum skor 1-1 masih bertahan.
Belum lama babak kedua dimulai, Brylian hampir kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan bebas. Sayang tendangan kerasnya ditepis kiper Qatar.
Qatar mendapat peluang emas pada menit 48. Operan pendek yang diperagakan mampu menembus pertahanan Indonesia. Beruntung tendangan pemain Qatar bisa ditangkap Adi Satryo.
Gol Komang Tri harus dianulir oleh wasit pada menit ke-50 setelah wasit menganggapnya offiside, setelah menerima bola muntah David Maulana.
Berita Terkait
-
IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar
-
MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer
-
Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung