Suara.com - Andrea Pirlo menjalani debutnya sebagai pelatih Juventus dengan hasil positif, yakni menang 3-0 atas Sampdoria pada laga perdana Liga Italia 2020/2021. Secara tersirat, ia pun cukup puas dengan debutnya itu.
Pirlo memberikan kejutan pada tim inti yang diturunkannya saat menjamu Sampdoria. Ia memberikan kesempatan bermain kepada pemain 21 tahun Gianluca Frabotta, Weston McKennie, dan Aaron Ramsey mendapat lebih banyak kebebasan untuk bergerak.
Dejan Kulusevski membuka keunggulan untuk Juventus pada babak pertama, sebelum Leonardo Bonucci dan Cristiano Ronaldo memastikan raihan tiga poin melalui gol-golnya setelah turun minum.
"Itu adalah babak pertama yang bagus, sayang sekali kami tidak mencetak lebih dari satu gol. Level kebugaran kami menurun menjelang akhir, namun kami tetap tajam dan mengendalikan semua situasi, termasuk serangan-serangan balik Sampdoria," kata Pirlo seperti dikutip Sky Sport Italia.
"Frabotta menjalani pertandingan dengan baik. Alex Sandro mengalami cedera, maka saya memilih pemain U-23 yang telah berlatih bersama kami dengan sangat baik. Menurut saya itu sama sekali tidak berisiko (untuk memainkan Fabrotta)," tambahnya.
Pujian senada juga diberikan Pirlo kepada gelandang McKennie.
"Pemain Amerika itu tiba setelah menjalani latihan pramusim di Jerman, maka ia berada dalam kondisi yang lebih baik dibanding yang lain. Ia melakukan beberapa kesalahan saat mengoper, namun itu merupakan pertandingan pertama, kami dapat memaafkannya," kata mantan pemain timnas Italia itu.
Pirlo menegaskan dirinya tidak memiliki ide-ide tersendiri, dan menyadari akan memerlukan waktu untuk mengaplikasikan ide-idenya.
"Akan membutuhkan waktu untuk menerapkan semua cara bermain. Saya tidak ingin sekedar melakukan "copy-paste" dari ide-ide siapapun, saya memiliki ide-ide sendiri, dan ingin beradaptasi dari tim-tim yang menginspirasi saya," ujarnya.
Baca Juga: Seri Lawan Qatar, Shin Tae-yong: Timnas Indonesia U-19 Tetap Main Ciamik
Menghadapi musim baru, Pirlo mengatakan pihaknya masih menyambut hangat pemain-pemain baru berkualitas.
"Kami akan memberikan yang terbaik. Ini adalah mengenai menemukan keseimbangan yang tepat. Pemain-pemain berkualitas selalu disambut hangat, sepanjang mereka memiliki karakteristik-karakteristik untuk mendatangkan keseimbangan untuk tim, namun kami ingin menggunakan sebanyak mungkin talenta," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Hasil Lengkap Pekan Pembuka Liga Italia dan Klasemen Sementara
-
Ciamik! Debut Manis Pirlo Arsiteki Juventus, Bantai Sampdoria 3-0
-
Juventus Vs Sampdoria, Nyonya Tua Mendulang Menang 3-0
-
Hasil Juventus Vs Sampdoria: Ronaldo Cetak Gol, Nyonya Tua Menang 3-0
-
Bikin Pusing, Pirlo Pastikan Luis Suarez Batal Merapat ke Juventus
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
Terkini
-
Meski Kalah, Emil Audero Catatkan Performa Lebih Gemilang dari David De Gea
-
Konsisten, Malut United Sudah 11 Pertandingan Tidak Terkalahkan
-
Persib Bandung Merosot ke Posisi Empat, Ini Kata Bojan Hodak
-
Vincenzo Montella Pede Bawa Turki Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Bintang Muda Bayern Munich Semringah Disamakan dengan Lionel Messi
-
Detik-detik Penemuan Jenazah Pelatih Valencia Fernando Martin di Labuan Bajo
-
CEO Brighton Tutup Peluang Transfer Carlos Baleba ke Manchester United
-
Jadwal John Herdman Mulai Melatih Timnas Indonesia
-
Alasan John Herdman Pilih Timnas Indonesia Terungkap Usai Sukses Bawa Kanada ke Level Dunia
-
John Herdman Jadi Pelatih Inggris Kedua Timnas Indonesia Setelah Era Peter Withe