Suara.com - Polisi Italia membuka penyelidikan apakah Luis Suarez melakukan kecurangan selama ujian bahasa Italia yang merupakan bagian dari proses mendapatkan paspor Italia.
Diberitakan sebelumnya, Luis Suarez terbang ke Italia pekan lalu untuk menjalani ujian menjelang kepindahan yang diusulkan ke Juventus.
Dia lulus ujian, tetapi transfernya ke Juve gagal karena semua dokumentasi yang diperlukan tidak dapat diselesaikan tepat waktu.
Bagaimanapun, La Gazzetta dello Sport telah mengungkapkan bahwa polisi Italia sekarang sedang menyelidiki kasus tersebut.
"Penyimpangan muncul selama ujian sertifikasi bahasa Italia, yang dilakukan pada 17 September, dari pesepakbola Uruguay Luis Alberto Suarez Diaz, yang diperlukan untuk memperoleh kewarganegaraan Italia," bunyi dokumen resmi polisi yang dikutip Marca.
Otoritas Italia percaya bahwa Suarez mengetahui isi ujian sebelum mengambilnya, memungkinkan dia untuk lulus meskipun pengetahuannya tentang bahasa Italia terbatas.
"Dari penelitian, tampaknya topik yang dibahas dalam ujian sebelumnya telah disepakati dengan kandidat dan nilai relatif dikaitkan dengannya bahkan sebelum [ujian] dilaksanakan, meskipun telah ditemukan, selama pelajaran jarak jauh dengan guru universitas , pengetahuan dasar bahasa Italia."
La Gazzetta dello Sport juga telah menerbitkan sejumlah frasa dari rekaman beberapa orang yang terlibat.
"Dia berpenghasilan 10 juta [euro setahun], dia harus lulus ujian," ungkap seorang sumber yang tidak disebutkan namanya.
Baca Juga: Arturo Vidal Resmi Bergabung Inter Milan
"Tapi bagaimana jika dia tidak bisa mengkonjugasikan kata kerja dan hanya berbicara dalam infinitive?"
"Beri tahu saya skor apa yang saya berikan dan itu siap. Jika dia tidak lolos, kita repot."
"Kami telah mempersiapkannya dengan baik, dia hafal bagian dari ujian."
Berita Terkait
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak
-
Imbas Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Laga Barcelona di La Liga Resmi Ditunda
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah
-
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Harga Rp24 Ribuan, Apakah Serum Anti Aging Viva Bagus Menurut Pengguna?
-
Sandwich Generation: Tanggung Jawab yang Tak Terlihat, Beban yang Nyata
-
3 Motor yang Tetap Setia Pakai Fitur 'Purba' Meski Mulai Hilang di Matic Anyar
-
Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG