Suara.com - Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F. Tiago menyatakan seringnya tim berjuluk Mutiara Hitam itu berstatus sebagai klub musafir beberapa musim ke belakang, menjadi modal berharga untuk mengarungi lanjutan Liga 1 Indonesia pada 1 Oktober.
"Kalau saya tidak ada masalah apapun, karena dari tahun kemarin kita berkandang di luar markas sendiri (Papua). Sejak saya bergabung dengan Persipura, kita pernah bermain di Sidoarjo, Tenggarong, dan Manado," ujar Jacksen dalam pernyataan resmi yang diunggah di Instagram resmi klub, Senin (28/9/2020).
Lanjutan Liga 1 2020 sendiri dipusatkan di pulau Jawa dengan pertimbangan utama demi meminimalisir terpaparnya penularan COVID-19. Klub tak diperbolehkan menggunakan jalur udara dan wajib menggunakan bus ketika menjalani tur tandang.
Boas Solossa dan kawan-kawan akan berbagi kandang dengan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, setelah sebelumnya ditolak ketika mengajukan markas di Stadion Gajayana, Kota Malang.
Ia pun berterima kasih kepada pihak Pemda Malang yang memperbolehkan Persipura berbagi markas dengan Arema FC. Jacksen pun berharap tuah Stadion Kanjuruan menaungi tim Mutiara Hitam.
"Saya rasa kita sudah cukup kenyang menjadi tim musafir dan kita berterima kasih pada pihak Malang yang menerima kita di sini, semoga kita berprestasi seperti di Sidoarjo," kata dia.
Sementara itu, Sekretaris Persipura Rocky Bebena mengatakan alasan tetap ingin bermarkas di Malang sebagai langkah politis. Sebab beberapa waktu lalu terjadi rasisme terhadap mahasiswa Papua dan adanya stigma ketidakharmonisan antara masyarakat Papua dan Jawa Timur.
Dengan bermarkas di Malang, Persipura ingin menegaskan bahwa mereka tak ingin masalah itu terus menjadi luka, justru memperkuat persatuan bangsa.
"Kita ingin berbuat sesuatu...Karena kita yakin pasti masyarakat Malang baik pemerintah dan juga unsur-unsur yang lain bukan menganggap kami bagian dari lawan tapi satu kesatuan Republik Indonesia," kata dia seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Persebaya Batal Lawan PSS untuk Pembuka Lanjutan Liga 1, Aji: Kami Menerima
Berita Terkait
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia
-
Komentar Pilu Hansi Flick usai Bawa Barcelona Juara LaLiga di Hari Kematian Sang Ayah