Suara.com - Penggawa Timnas Indonesia U-19, Witan Sulaeman, mengaku banyak mendapat pengalaman berharga selama menjalani training camp (TC) di Kroasia. Banyak pelajaran yang bisa dipetik setelah dilatih oleh Shin Tae-yong.
Timnas U-19 sudah berada di Kroasia sejak akhir Agustus 2020. Tidak hanya berlatih, Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- juga dijajal kemampuannya lewat pertandingan uji coba.
Memang hasilnya belum memuaskan. Di mana Timnas U-19 kalah dari Bulgari 0-3, dibantai Kroasia 1-7, dan imbang melawan Arab Saudi 3-3. Lalu, Pasukan Merah Putih berhasil mendapat kemenangan pertama ketika bersua Qatar dengan skor 2-1.
Di pertemuan selanjutnya Timnas U-19 ditahan seri 1-1 oleh Qatar. Skuat Garuda Nusantara kembali kalah 0-1 ketika berhadapan dengan Bosnia-Herzegovina.
Pada pertandingan uji coba terakhir, Witan Sulaeman dan kawan-kawan sukses menang tipis 1-0 ketika berhadapan dengan klub asal Kroasia, Dinamo Zagreb.
Menurut Witan melawan tim-tim tersebut sangatlah berharga. Apalagi, Timnas Indonesia U-19 akan bertanding di Piala Dunia U-20 2021 di mana lawan yang dihadapi bakal sangat kuat.
"Kita di sini (Kroasia) mendapatkan banyak menit bermain, dapat pengalaman bertanding, itu sangat berharga sekali untuk karier kita ke depan untuk bagaimana melawan tim-tim Eropa dan untuk persiapan di Piala Dunia U-20 nanti sangat berharga sekali pengalaman di sini," kata Witan dikutip dari kanal Yotube PSSI.
Lebih dari itu, Witan juga menanggapi formasi 4-4-2 Shin Tae-yong. Pemain FK Radnik Surdulica itu mengaku bisa beradaptasi dengan baik mengikuti taktik arsitek asal Korea Selatan tersebut.
"Kalau formasi memang setiap pelatih, kan beda-beda. Tapi kita sebagai pemain harus profesional, kita harus juga menyesuaikan diri kepada setiap pelatih. Karena tidak mungkin kita selama bermain bola hanya dilatih dengan satu pelatih saja," pungkasnya.
Baca Juga: Liga 1 2020 Kembali Ditangguhkan, Timnas Indonesia U-19 Tunda Kepulangan
Berita Terkait
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Penyerang Andalan STY Berubah Posisi Jadi Kiper, Apa Alasannya?
-
Respons Shin Tae-yong Lihat Pemain Naturalisasi Asuhannya Berbondong-bondong ke Super League
-
Shin Tae-yong Komentari John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya