- Shin Tae-yong tidak mempermasalahkan keputusan pemain naturalisasi eks asuhannya yang memilih berkarier di kompetisi Super League Indonesia.
- Pelatih asal Korea Selatan tersebut menekankan bahwa hal terpenting adalah setiap pemain harus tetap berusaha keras dan profesional di klub masing-masing.
- Fenomena ini melibatkan nama-nama besar seperti Jordi Amat, Shayne Pattynama, hingga Ivar Jenner yang kini memperkuat klub-klub papan atas Tanah Air.
Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan tanggapan santai terkait fenomena banyaknya pemain naturalisasi yang kini berkarier di kompetisi Super League.
Tren perpindahan para pemain diaspora yang pernah menjadi anak asuhnya ke klub-klub lokal memang tengah menjadi sorotan hangat publik sepak bola tanah air belakangan ini.
Shin Tae-yong menilai keputusan para pemain keturunan untuk merumput di Indonesia bukanlah sebuah masalah besar selama mereka tetap menjaga profesionalisme.
Sejumlah nama besar seperti Jordi Amat, Shayne Pattynama, hingga Ivar Jenner diketahui telah resmi bergabung dengan berbagai klub papan atas di Liga Indonesia.
Keputusan mereka meninggalkan karier di luar negeri sempat memicu perdebatan di kalangan suporter mengenai potensi penurunan kualitas performa di level internasional.
Namun, Shin Tae-yong memiliki pandangan bijak dan tidak mempermasalahkan pilihan karier yang diambil oleh mantan anak didiknya tersebut.
Saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa yang terpenting adalah etos kerja sang pemain di mana pun mereka berada.
"Ya tidak masalah," ujar Shin Tae-yong singkat ketika ditanya awak media mengenai fenomena migrasi pemain diaspora tersebut pada Jumat (20/2/2026).
Baginya, lokasi bermain bukan menjadi satu-satunya tolak ukur, melainkan bagaimana dedikasi dan keseriusan pemain tersebut saat berada di lapangan hijau.
Baca Juga: Pelatih Bulgaria Dibuat Merinding Suporter Timnas Indonesia, Tapi...
"Yang penting masing-masing pemain berusaha keras di tim masing-masing," tambahnya memberikan pesan motivasi.
Fenomena ini memang tak terelakkan, mengingat klub-klub seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Dewa United berani menawarkan kontrak menarik dan jam terbang reguler.
Selain faktor finansial, kebutuhan akan menit bermain yang konsisten disinyalir menjadi alasan utama para pemain ini memutuskan untuk "pulang kampung".
Kehadiran mereka di kompetisi domestik diharapkan dapat meningkatkan kualitas liga sekaligus menjaga kebugaran fisik jelang panggilan tim nasional.
Shin Tae-yong sendiri tampaknya masih menaruh perhatian besar pada perkembangan karier para pemain yang pernah bahu-membahu bersamanya membangun fondasi skuad Garuda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pep Guardiola Umumkan Mundur dari Manchester City: Jangan Tanyakan Alasan Saya Pergi
-
Michael Carrick Resmi Dipermanenkan sebagai Pelatih Manchester United hingga 2028
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Vietnam Gelar TC di Korsel Jelang Piala AFF 2026
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Vinicius Dapat Restu Real Madrid untuk Gabung Skuad Brasil Lebih Cepat Jelang Piala Dunia 2026
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit
-
Media Vietnam Pandang Sebelah Mata Timnas Indonesia Tanpa Skuad Terbaik di Piala AFF 2026