Suara.com - Pelatih Bali United Stefano Cugurra "Teco" berharap penundaan kompetisi Liga 1 2020 Indonesia tak terlalu lama. Pasalnya, penundaan yang terlalu lama akan sangat berdampak pada persiapan tim.
Dikutip dalam laman resmi klub dari Jakarta, Jumat (2/10/2020), penundaan kompetisi itu akibat tak memperoleh izin dari pihak kepolisian hingga waktu yang belum ditentukan. Teco meminta PSSI segera menentukan sikap soal nasib liga.
"Semoga keputusan kompetisi lanjut atau tidak bukan lagi satu bulan, tetapi seminggu atau dua minggu keputusan sudah ada untuk tim jalani kompetisi," ujar Teco.
Teco berpendapat kompetisi lebih baik tetap dilanjutkan namun dengan syarat penerapan protokol kesehatan yang ketat seperti yang dilakukan liga-liga di Eropa.
Menurutnya, penundaan kompetisi ini juga berpengaruh pada mental pemain. Penting baginya untuk menjaga agar psikologis mereka tidak turun mendapat kabar penundaan kompetisi tersebut.
"Saya pikir semua tim sudah siap main saat kompetisi bisa dijalankan bulan ini. Tim Bali United sudah punya persiapan matang untuk bisa jalani kompetisi. Tapi dengan waktu yang ditunda kembali, tentu akan berpengaruh pada situasi terhadap semua sektor yang terlibat dalam sepak bola di Indonesia," kata dia.
"Seharusnya kompetisi sudah bisa dijalankan, asalkan semua peraturan ditaati dengan baik. Semua yang terlibat tidak ada yang sakit dan kualitas kompetisi tidak menurun," tambahnya.
Ilija Spasojevic dan kawan-kawan diliburkan hingga Sabtu dan kembali berkumpul untuk menjalani sesi latihan bersama pada Minggu (4/10/2020). Teco akan memaksimalkan penundaan kompetisi Liga 1 Indonesia untuk mematangkan tim dengan terus menjalankan program latihan bersama di Pulau Dewata.
Baca Juga: Calon Striker Madura United Anggap Penundaan Liga 1 2020 Sebagai Berkah
Berita Terkait
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar