Suara.com - Nasib Liga 1 2020 hingga kini masih buram. Setelah mengalami penundaan, belum ada kejelasan kapan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu bisa kembali digulirkan.
Diberitakan sebelumnya, PSSI memutuskan untuk menunda lanjutan gelaran Liga 1 2020 setelah tak mendapat izin menggelar keramainan dari kepolisian dengan alasan masih tingginya penyebaran COVID-19 di Indonesia.
PSSI berharap Liga 1 2020 bisa digulirkan pada November mendatang. Namun hal itu belum dipastikan mengingat pandemi COVID-19 yang tak bisa diprediksi.
Terkait situasi saat ini, PSSI berencana menggelar pertemuan dengan 18 kontestan Liga 1 2020. Pertemuan tersebut nantinya juga dihadiri oleh perwakilan tim Liga 2 2020 dan juga PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.
"Rencananya pada Selasa (13/10/2020) kami akan menggelar pertemuan dangan PT LIB dan perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2 untuk membahas masalah lanjutan kompetis ini," kata Plt. Sekjen PSSI, Yunus Nusi kepada awak media lewat pesan WhatsApp, Jumat (9/10/2020).
"Ini pertemuan pertama yang kami lakukan untuk membahas lanjutan kompetisi ini," tambah lelaki yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Yunus mengatakan agenda utama dari pertemuan tersebut yakni masalah kompetisi. PSSI juga belum berencana mengundang orang lain selain anggota.
"Hanya tiga saja (PT LIB, Liga 1, dan Liga 2). Belum ada yang lain," ia menjelaskan.
Setelah ditangguhkan pada Maret akibat pandemi, sebelumnya Liga 1 2020 dijadwalkan kembali bergulir pada 1 Oktober. Sementara Liga 2 pada 17 Oktober.
Baca Juga: Hadapi Makedonia Utara, Shin Tae-yong Ingin Witan Cs Tampil Beringas
Berita Terkait
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD