Suara.com - Manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara, tidak mau banyak berkomentar terkait kemungkinan lanjutan Liga 1 2020. Ia hanya berharap segala sesuatu terkait kelanjutan kompetisi dipertimbangkan secara matang oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator.
Sedianya Liga 1 2020 bergulir pada 1 Oktober lalu. Namun, PSSI harus menundanya karena tidak mendapatkan restu dari kepolisian Republik Indonesia. Izin tidak keluar lantaran masih tingginya angka penyebaran virus corona di Tanah Air.
Akan tetapi, PSSI masih berharap bahwa Liga 1 2020 bisa berputar di bulan November mendatang. Namun, tidak ada jaminan mengingat pandemi COVID-19 hingga kini tak bisa diprediksi.
"Kita tunggu saja bersama keputusan dari federasi dan juga dari PT LIB selaku operator liga pastinya," kata I Nyoman dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
"Apapun itu, kami hanya berharap semua keputusan sudah melewati pertimbangan yang matang, terutama terkait protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini," ia menjelaskan.
Nyoman berharap kejelasan terkait lanjutan Liga 1 2020 bisa disampaikan ke klub sejak jauh hari. Tentu itu dilakukan demi persiapan tim untuk menatap kompetisi jika memang akan kembali digulirkan.
"Mulai dari kepastian jadwal, durasi kompetisi dan banyak hal teknis lainnya yang kami tunggu dalam waktu dekat ini, karena pasti terkait dengan persiapan tim juga," pungkasnya.
Pekan depan rencananya PSSI, PT LIB, dan tim-tim Liga 1 dan 2 akan menggelar pertemuan untuk membahas mengenai kepastian kompetisi musim ini. Agenda tersebut rencana berlangsung Selasa (13/10/2020).
Baca Juga: Pemain Kembali Kumpul Setelah Diliburkan, Ini Fokus Materi Latihan Persita
Berita Terkait
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Ledakan Hebat SPPG Puri Medali Mojokerto, 5 Orang Alami Luka Bakar Serius
-
Viral Boleh, Hoaks Jangan: Pakar Hukum hingga PWI Jateng Ungkap Efek Hukum Konten Misleading
-
Jokowi Hadiri Sidang Tahunan di DPR, Datang Sendiri Pakai Mobil BMW Listrik
-
Maulid Nabi 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal Liburnya
-
Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS, Kolaborasi Jadi Kunci Perluasan Dampak
-
Harga Emas di Pegadaian Naik! Cek Rincian Logam Mulia Galeri24 dan UBS Hari Ini
-
Mengapa Sepatu Putih Berubah Kuning setelah Dicuci? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
-
Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun
-
Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki
-
Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari