Suara.com - Pelatih dan pemain PSS Sleman, Dejan Antonic dan Aaron Evans segera kembali ke Indonesia pada pekan ini setelah sempat terkendala masalah administras, seperti menunggu visa turun.
"Saya senang sekali bisa kembali seperti dulu. Harus menunggu lama soal visa tapi sudah selesai. Semoga bisa kembali ke Sleman pada minggu ini," ujar Dejan Antonic di laman resmi PSS, seperti dilansir Antara.
Dejan tak bisa menyembunyikan rasa rindunya untuk kembali berkumpul bersama skuat PSS serta memimpin latihan tim, meski kompetisi Liga 1 2020 sendiri sejatinya belum jelas akan restart kapan di tengah pandemi COVID-19.
Saat kembali ke PSS dari Serbia, mantan pelatih Persib Bandung itu pun berjanji akan memperbaiki skuat Elang Jawa --julukan PSS Sleman, sekaligus merencanakan tim untuk jangka panjang.
"Sekali lagi kita harus kerja keras untuk memperbaiki semua. Bukan hanya musim ini, tapi juga untuk musim depan karena kita punya potensi dan suporter yang fantastis," celoteh pelatih asal Serbia itu.
Sementara itu, bek Aaron Evans harus menunggu lama untuk kembali ke Sleman mengikuti latihan bersama PSS.
Pemain berkewarganegaraan Australia berdarah Kroasia itu pun menyatakan kekesalannya karena tidak dapat menahan rindu untuk kembali ke Sleman.
"Saya sangat kesal tidak berada di Sleman. Saya merindukan semua pihak di PSS, pemain, tim pelatih, manajemen dan suporternya yang fantastis. Sudah lama menantikan saat untuk kembali ke Sleman," tuturnya.
Akan tetapi, rasa kerinduan itu akan terbayar tuntas karena pekan ini ia dijadwalkan bisa kembali ke Indonesia dari Australia, setelah masalah administrasinya terselesaikan.
Baca Juga: Masih Liburkan Skuat, PSIS Persilakan Dragan Djukanovic Pulang Kampung
"Saya sangat senang akhirnya segala hal yang terkait administrasi sudah selesai dan minggu ini sudah bisa bersama lagi dengan PSS," tukas bek berusia 25 tahun eks PSM Makassar itu.
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad
-
Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar
-
Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga
-
Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie
-
Eksklusif: Mutasi Pejabat di Kementerian PU Dipastikan Bukan Rumor
-
Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar
-
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang hingga Sawit? Ini Penjelasan Menkop
-
Sahroni Dukung Kuntadi Jadi Jampidsus Baru: Pilihan Jaksa Agung Pasti yang Terbaik
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli