Suara.com - Pelatih Timnas U-19, Shin Tae-yong mengungkapkan alasannya memberikan ban kapten kepada Pratama Arhandalam laga uji coba dengan Makedonia Utara, Rabu (14/10/2020).
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, ban kapten diberikan kepada Arhan karena David Maulana, selaku pemegang ban kapten, dan wakilnya, Rizky Ridho tidak masuk ke dalam starting line up.
"Sebenarnya kapten utama adalah David Maulana, wakil kapten ada Rizky Ridho dan Pratama Arhan," kata Shin Tae-yong dikutip dari kanal YouTube PSSI, Kamis (15/10/2020).
"Karena David dan Ridho tidak bermain, maka pada pertandingan kemarin Arhan yang saya tunjuk sebagai kapten," jelasnya.
Pemilihan Arhan sebagai kapten bisa dibilang cukup tepat. Pemain yang punya kemampuan lemparan jauh itu, mengemban tugasnya dengan cukup baik.
Sayang, Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- gagal menang di pertandingan tersebut karena hanya bermain imbang 0-0. Padahal, di pertemuan pertama, Pasukan Merah Putih sukses memenangi pertandingan dengan skor 4-1.
Sebelum melawan Makedonia Utara, Timnas U-19 sudah menjalani serangkaian pertandingan uji coba. Yakni melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), Dinamo Zagreb (1-0), dan NK Dugopolje (3-0).
Terdekat, Timnas Indonesia U-19 akan berhadapan dengan Bosnia-Herzegovina. Pertandingan kontra Bosnia Herzegovina akan digelar sebanyak dua kali pada 20 dan 23 Oktober mendatang.
Baca Juga: Pemain Timnas U-19 Diberi Libur Sehari Sebelum Latihan Taktik Baru
Berita Terkait
-
Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?
-
Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?
-
Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia
-
Jadwal Lengkap Persija di Super League 2026/2027: Ujian Berat Pasukan STY di Dua Pekan Pertama
-
Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Kembangkan Ekosistem Emas Terintegrasi untuk Masa Depan Indonesia
-
Prabowo Didesak Banyak Mendengar, Bukan Umbar Retorika Kosong Lewat Monolog
-
PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW
-
500 Ribu Lebih Investor Buang Saham RANS, Harganya Makin Anjlok
-
5 Serum Alpha Arbutin untuk Mencerahkan Wajah dan Flek Hitam Sesuai Review Pengguna
-
DPR Prihatin Rektor Unsoed Kena OTT KPK: Kampus Itu Meritokrasi, Bukan Ruang Transaksi
-
BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional
-
BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai
-
Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi