Dan fakta PSG cuma bisa mengandalkan gol bunuh diri Anthony Martial telah menyimpulkan pejalnya barisan belakang United ketika mereka dibombardir oleh trio predator paling ganas di Eropa: Neymar, Kylian Mbappe, dan Angel di Maria.
Gonta ganti formasi
Gol penentu kemenangan dari Marcus Rashford juga menyiratkan tajamnya barisan serang United sekalipun menghadapi kiper sekaliber Keylor Navas dan bek-bek tangguh seperti Presnel Kimpembe dan Layvin Kurzawa.
Saat itu Solksjaer kembali bereksperimen dengan memasukkan pemain baru atau pemain non reguler Alex Telles dan Axel Tuanzebe.
Para pemain MU bekerja disiplin, tenang dan sabar menunggu peluang. David de Gea juga masih jauh disebut sudah mendekati ujung karirnya karena berulang kali mementahkan peluang-peluang emas PSG.
Barisan tengah dan pertahanannya cerdas membaca waktu untuk memutuskan kapan harus turun dan kapan harus naik. Mereka menjadi lebih berani bertarung mengendalikan tempo permainan.
Tuanzebe bahkan disiplin mempersempit gerak duo bomber Neymar-Mbappe. Meski demikian, ada kesempatan turut membangun serangan.
Orkestra Paris berlanjut di Old Trafford ketika Chelsea menjajal Setan Merah di pertandingan liga.
Tak lagi memasang 3-4-1-2 yang efektif meredam Neymar-Mbappe-Di María, Solskjaer kembali menurunkan formasi baru dan komposisi pemain yang berbeda.
Baca Juga: Solskjaer Isyaratkan Karier Phil Jones di Manchester United Belum Habis
Sekali lagi, terutama barisan pertahanannya, efektif menjinakkan trisula maut Chelsea yang terdiri dari Hakim Ziyech, Timo Werner dan Kai Havertz. Front-three Chelsea ini tak kalah berbahaya dari trio bomber PSG yang sudah mereka jinakkan di Paris sebelumnya.
Tak hanya itu, untuk kesekian kalinya United memamerkan skema serangan balik mematikan.
Rashford, Mason Greenwood dan Edinson Cavani, selain para gelandang mulai Juan Mata sampai Bruno Fernandes, bisa sangat menyengat.
14 percobaan gol mereka ciptakan dalam laga di Old Trafford itu, sedangkan Chelsea cuma bisa mengirim 4 percobaan gol. Hanya karena Edouard Mendy yang tangguh mengawal gawang Chelsea yang membuat United tak bisa mengonversi peluang-peluang itu.
Kemudian pada pertandingan terakhirnya Kamis (29/10/2020) dini hari WIB, Solksjaer kembali memasang formasi yang berbeda saat menjamu RB Leipzig.
Rashford, Fernandes, dan Scott McTominay disimpan di bangku cadangan.
Tag
Berita Terkait
-
Marcus Rashford Pilih Santai soal Masa Depannya
-
Jay Idzes Sabet MOTM di Serie A Italia, Eks Bintang Manchester United Beri Apresiasi
-
Calvin Verdonk dan Lille Jaga Asa ke Liga Champions usai Hajar Paris FC
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
Libas Klub Jepang, Al Ahli Kembali Juarai Liga Champions Asia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi
-
Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan
-
Marc Klok Bicara Kondisi dan Mental Persib Bandung usai Dua Kali Imbang
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC
-
Oxford United Degradasi, Ole Romeny Jadi Pemain Indonesia Kedua di Kasta Ketiga Liga Inggris
-
Meet The World with SKF 2026 Tuntas Digelar, Indonesia Siap Pertahankan Gelar Dunia
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan