Suara.com - Legenda Manchester United, Paul Scholes mengaku geram dengan performa Scott McTominay dan Fred saat The Red Devils kalah 0-1 dari Arsenal, di Old Trafford, Minggu (1/11/2020).
Melihat buruknya permainan Manchester United, Scholes menganggap performa dua pemain itu lebih mirip bek alih-alih gelandang yang bertugas mengatur permainan.
Pada laga lanjutan Liga Inggris itu, Scholes menyoroti kurangnya kualitas yang dihadirkan McTominay maupun Fred di lini tengah Manchester United.
Buruknya performa dua gelandang itu, disebut-sebut jadi sebab gagalnya pasukan Ole Gunnar Solskjaer mendominasi lini tengah dalam formasi 4-4-2 berlian atau diamond.
Scholes mengkritik kinerja seluruh tim tetapi yakin McTominay dan Fred bertanggung jawab lebih dalam hasil buruk yang membuat Arsenal mengakhiri dahaga kemenangan di Old Trafford sejak 2006.
"Jujur, ini adalah performa terburuk Manchester United di Old Trafford yang pernah saya lihat," kata Paul Shcoles dikutip dari Manchester Evening News, Senin (2/11/2020).
"Anda harus memberikan kredit kepada Arsenal, mereka sangat bagus tetapi di sisi lain Anda harus berharap lebih dari United dan khususnya dua pemain di lini tengah."
Performa McTominay dan Fred yang dinilai Scholes tak cukup baik untuk bisa menguasai lini tengah. Kurangnya penguasaan bola membuat para penyerang kesulitan membuat peluang.
"Mereka bermain sebagai bek tengah, bukan pemain tengah," kata Scholes yang mengabdi di Manchester United sejak 1993-2011, dan 2012-2013.
Baca Juga: Kalah dari Arsenal, Neville Sebut MU Butuh Jadon Sancho
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia, Tapi Rekornya Terancam Disalip Mbappe
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak
-
Misi Cari Bakat Emas Timnas Putri Indonesia, MLSC All Stars 2026 Kick-off Mulai Hari Ini!
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?