Suara.com - Pelatih Inter Milan Antonio Conte memuji kehebatan pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. Pujian tersebut dilontarkan Conte jelang pertemuan kedua tim di matchday ketiga Grup B Liga Champions.
Sebagaimana diketahui, Real Madrid saat ini menghuni posisi juru kunci Grup B. Di dua pertandingan sebelumnya, tim besutan Zidane belum mampu menunjukkan kelasnya sebagai klub raksasa Eropa dengan hanya meraih satu poin.
Di matchday pertama Real Madrid dipermalukan Shaktar Donetsk di Estadio Alfredo Di Stefano 2-3 pada 21 Oktober lalu.
Sementara di matchday kedua yang digelar di Borussia Park markas Borussia Monchengladbach, Madrid nyaris kembali dipermalukan meski pada akhirnya berhasil membawa pulang sebiji poin usai mengakhiri laga dengan skor 2-2 pada 28 Oktober.
Madrid memang belum menunjukkan taringnya, namun Conte tidak ingin memandang bakal lawannya itu sebelah mata. Mengingat sosok di balik skuat Los Blancos saat ini, adalah pelatih yang sukses memenangi tiga gelar Liga Champions beruntun.
"Zidane? Kita berbicara tentang orang yang luar biasa, tidak perlu membicarakannya sebagai pemain karena kita semua mengenalnya. Dia bekerja sangat keras, dia selalu berada di baris pertama selama latihan, meskipun dia memiliki bakat hebat," kata Conte.
"Dia adalah orang yang hebat, saya hanya bisa berbicara baik tentang dia. Dia selalu dicintai oleh semua orang," sambungnya seperti dikutip laman resmi UEFA.
Inter Milan sendiri saat ini baru mengantongi dua poin dari dua pertandingan. Di dua laga sebelumnya kontra Monchengladbach dan juga Shakhtar, Nerazurri hanya mampu bermain imbang.
Terpaut dua poin dari Shakhtar yang saat ini berada di puncak Grup B, secara matematis, peluang Inter untuk melaju ke fase gugur pertama masih terbuka lebar mengingat masih ada tiga pertandingan usai laga kontra Madrid Kamis dini hari WIB.
Baca Juga: Prediksi Liga Champions: Red Bull Salzburg vs Bayern Munich
Namun untuk mempermudah langkah, kemenangan di markas Real Madrid tentunya menjadi sangat penting.
"Apakah ini final bagi kami? Ini pertandingan di babak kualifikasi, tetapi ini sangat penting bagi kami dan bagi mereka. Tujuannya adalah untuk terus maju dan lolos," ujar Conte.
"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka adalah tim itu telah membuktikan nilainya dalam beberapa tahun terakhir."
"Kami sangat menghormati Real Madrid, tetapi kami ingin memainkan kartu kami. Semoga orang terbaik menang."
Sementara itu di kubu Madrid, Zidane tidak menampik jika hasil kurang memuaskan di dua pertandingan sebelumnya membuat langkah timnya untuk melaju ke fase gugur menjadi berat.
Untuk itu, Zidane menganggap laga ini bak final kepagian dan wajib mendulang tiga poin untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Berita Terkait
-
Rodriguez Jadi Korban Hoaks Pensiun, Pastikan Bela Timnas Kolombia di Piala Dunia 2026
-
Klasemen Liga Spanyol usai Barcelona Pastikan Juara, Slot Terakhir UCL Jadi Rebutan
-
Satu Kemenangan Lagi! Bintang Timnas Indonesia Calvin Verdonk di Ambang Pintu Liga Champions
-
Jadi Rival di Piala Asia 2027, Eks Pelatih Real Madrid: Timnas Indonesia Telah Berkembang
-
Carles Puyol Beri Pandangan soal Rumor Alessandro Bastoni ke Barcelona
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia
-
Komentar Pilu Hansi Flick usai Bawa Barcelona Juara LaLiga di Hari Kematian Sang Ayah
-
5 Negara Lawan Terberat Argentina Versi Lionel Messi