Suara.com - Timnas Indonesia U-19 kembali berlatih meski dilakukan secara virtual yang dimulai pada 5 sampai 15 November 2020. Pelatih Timnas U-19, Shin Tae-yong, memanggil 33 pemain untuk ikut serta.
Ada beberapa pemain baru yang dipanggil seperti Titan Agung Bagus (Arema FC), Alfrianto Nico (Persija Jakarta), Genta Alparedo (Semen Padang), dan Kakang Rudianto (Persib Bandung).
Ada juga wajah lama yang kembali yakni Rendy Juliansyah, Muhammad Fajar Fathur Rahman (Borneo FC), dan Risky Sudirman (Persija Jakarta).
Sisanya merupakan pemain yang ikut serta di dalam training camp (TC) di Kroasia beberapa waktu lalu.
Juga ada beberapa nama yang ikut pemusatan latihan di Kroasia namun tak disertakan oleh Shin Tae-yong. Mereka adalah Witan Sulaeman, Elkan Baggott, Kelana Mahessa, Luah Mahessa, dan Ahmad Rusadi.
PSSI, lewat keterangan resminya kepada awak media, hanya memberikan penjelasan mengenai Elkan dan Witan.
Hal ini dikarenakan Witan dan Elkan kembali ke klubnya masing-masing untuk berkompetisi. Elkan saat ini membela Ipswich Town, Inggris dan Witan membela FK Radnik Surdulica, di Serbia.
"Untuk Elkan Baggott dan Witan Sulaeman yang tidak ada dalam daftar pemain yang dipanggil karena mereka sedang mengikuti kompetisi di klub mereka masing-masing dan adanya perbedaan waktu," demikian penjelasan dari PSSI.
Sementara Luah dan Kelana kemungkinan kembali ke klubnya Bonner FC di Jerman. Seperti diketahui, dua bersaudara ini bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 saat TC di Kroasia mau selesai.
Baca Juga: Kembali ke Timnas Indonesia U-19, Wonderkid Persija Ini Fokus ke Fisik
Adapun untuk Ahmad Rusadi, PSSI tidak memberikan penjelasan. Padahal sebelumnya, pemain yang berposisi sebagai bek itu sudah mengikuti pelatihan selama dua bulan bersama Shin Tae-yong di Kroasia.
Virtual training ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-19 yang rencananya akan digelar awal 2021. Selain itu, Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- akan berlaga di Piala Dunia U-20 tahun depan, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati