Suara.com - Setelah tampil cukup fenomenal musim lalu dengan raihan 20 gol plus 20 assist untuk Borussia Dortmund lintas ajang, performa Jadon Sancho bisa dibilang menurun di awal musim ini. Akankah ini gara-gara rumor kepindahannya ke Manchester United (MU), yang begitu santer berhembus pada bursa transfer musim panas 2020 lalu?
Sejauh ini Sancho baru mengemas dua gol untuk Dortmund di kampanye 2020/2021 meski telah melakoni sembilan laga di semua kompetisi.
Teranyar, winger 20 tahun itu tampil melempem ketika Dortmund ditekuk sang rival bebuyutan, Bayern Munich 2-3 di kandang sendiri dalam laga lanjutan Bundesliga akhir pekan lalu.
Nirgol serta nihil assist, Sancho bahkan ditarik keluar pada menit ke-69 saat Dortmund tengah tertinggal 1-2 partai klasik bertajuk Der Klassiker tersebut.
Sancho sendiri begitu santer dikaitkan dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas, dan pemain internasional Inggris jebolan akademi Manchester CIty itu pun dipercaya sangat berhasrat untuk mudik ke negara asalnya.
Namun, Manchester United diyakini gagal memenuhi permintaan Dortmund yang membanderol Sancho di angka fantastis 120 juta euro (sekira Rp 2,03 triliun).
Bertahan di Signal Iduna Park, penampilan Sancho justru menurun musim ini. Menukiknya performa Sancho pun diakui secara langsung nan frontal oleh direktur olahraga Dortmund, Marc Zorc.
"Kita tahu kualitas Sancho. Dia memiliki permainan yang lebih bagus dan lebih efisien dari ini. Ya, dia justru meredup musim ini setelah kampanye yang gemilang di musim lalu," tutur Zorc kepada Ruhr Nachrichten.
"Tentu saja kami telah berbicara dengan sang pemain, namun itu bukan sesuatu yang bisa Anda selesaikan hanya dengan berbicara."
Baca Juga: Musim Panas 2021, Juventus Siap Lego Cristiano Ronaldo
"Kecepatan dan kelincahannya yang natural tampak menurun saat ini. Kondisi fisiknya, kondisi kebugarannya, dia tidak sedang dalam kondisi terbaiknya saat ini. Bahkan mungkin sangat buruk," keluh sang direktur olahraga.
Berita Terkait
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Cair! Promosikan Proyek Arab Saudi, Pakar Transfer Fabrizio Romano Dicap Buzzer King Salman
-
Manchester City Siapkan Rp1,5 Triliun untuk Tino Livramento
-
Manchester United Siapkan Dana Fantastis Rp3,5 T Demi Boyong Bruno Guimaraes
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman
-
Steven Vitoria, Mantan Pemain Timnas Kanada Gabung Jadi Staf Pelatih Timnas Indonesia
-
Maarten Paes Alihkan Fokus ke Timnas Indonesia Usai Ajax Berhasil Curi Poin dari Feyenoord
-
Selamat Datang Elkan Baggott Sudah di Hotel Jakarta Jelang FIFA Series 2026
-
Ini 4 Darah Muda Timnas Indonesia Pilihan John Herdman di Skuad FIFA Series 2026
-
Inilah 5 Pemain Paling Berpengalaman di Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026