Suara.com - Pelatih FC Barcelona, Ronald Koeman paham dan mengerti timnya saat ini tengah mengalami krisis finansial alias bokek dampak pandemi virus Corona.
Karenanya, dia tak akan terlalu mendesak Blaugrana untuk mendatangkan pemain di bursa transfer mendatang.
Koeman, eks pelatih Timnas Belanda, datang ke Camp Nou saat Barcelona tengah terpuruk, tepatnya pada 19 Agustus 2020.
Eks pelatih Everton itu ditunjuk menggantikan posisi Quique Setien yang didepak usai Lionel Messi cs kalah 8-2 dari Bayren Munich.
Di awal kedatangannya, Koeman langsung mengajukan permintaan membeli sejumlah pemain. Salah satu incarannya adalah Memphis Depay, penyerang milik Lyon.
Namun, selama bursa transfer musim panas, Barcelona terlihat pasif. Memphis Depay gagal diboyong dengan alasan kurangnya sokongan dana.
Jelang bursa transfer Januari 2021, Koeman mengaku telah banyak berdiskusi dengan direktur olahraga Barcelona, Ramon Planes.
Namun dia tak berekspektasi banyak mengingat keuangan klub yang tengah mengalami krisis.
"Dengan Ramon Planes kami selalu berbicara tentang masa depan, apa yang bisa kami tandatangani dan di mana kami membutuhkan lebih banyak," kata Ronald Koeman dikutip dari AS, Rabu (11/11/2020).
Baca Juga: Manchester United Pertimbangkan Boyong Jack Grealish jika Pogba Hengkang
"Tetapi mengetahui posisi keuangan klub, Anda tidak bisa meminta lebih banyak. Saya telah mengatakan beberapa kali kekurangan tim ini. Jika ada kemungkinan kami akan mendatangkan pemain," tambahnya.
Di bursa musim panas ini, Koeman tercatat hanya memboyong Trincao (Braga), Pedri (Las Palmas), dan Sergino Dest (Ajax). Sedangan Miralem Pjanic telah lebih dulu diboyong dari Juventus di era Setien.
Berita Terkait
-
Solskjaer akan Sambut Kembalinya Ronaldo ke MU dengan Tangan Terbuka
-
Solskjaer Buka Kans Pulangkan Cristiano Ronaldo ke Manchester United
-
Diincar Barcelona, Presiden Lyon Tak akan Lepas Depay Hingga Akhir Musim
-
Juventus Bertekad Tukar Ronaldo dengan Neymar?
-
Ronald Koeman: Messi Tak Bahagia Saat Saya Tiba di Barcelona
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey