Suara.com - Paul Pogba merasa bahagia saat membela tim nasional (Timnas) Prancis. Dia menganggap bermain bersama Les Bleus bagaikan penawar dari situasi pengap di Manchester United.
Hal itu disampaikan Pogba kepada radio RTL sebagaimana diberitakan ESPN, Senin (16/11/2020). Komentar itu jadi indikasi gelandang 27 tahun itu tak kerasan dengan situasinya di Old Trafford.
Pogba tak banyak dilibatkan dalam permainan Manchester United musim ini. Dia hanya menjadi starter di dua dari tujuh pertandingan disemua kompetisi bersama The Red Devils.
Setelah mendapat kritikan bertubi-tubi di Tanah Inggris, Pogba bermain impresif dalam kemenangan 1-0 Prancis atas Portugal di UEFA Nations League pekan lalu.
"Itu adalah periode yang belum pernah saya alami dalam karir saya sebelumnya, di mana saya biasanya selalu bermain dan selalu memiliki ritme," kata Paul Pogba dikutip dari ESPN.
"Dan tiba-tiba itu berubah. Sedikit demi sedikit, sensasi saya kembali. Saya menemukan diri saya lagi. Inilah yang harus saya lakukan sepanjang waktu dan konsisten."
Seperti yang terjadi dalam empat tahun terakhir, tim nasional telah membantu Pogba untuk bangkit dari situasi sulit yang dialaminya di klub.
"Tim nasional seperti jendela yang dibuka, itu memberikan udara segar," kata Pogba berkomentar mengenai situasinya.
"Saya berbicara dengan Antoine [Griezmann] dan Raphael [Varane] pada hari Sabtu. Kami duduk saat makan siang bersama dan kami saling bercerita: 'teman-teman, saya tidak tahu apakah kami menyadarinya, tetapi skuad ini luar biasa."
Baca Juga: Bruno Fernandes Akui Gaya Mainnya Terinspirasi Paul Scholes
Kendati menganggap Timnas Prancis sebagai penawar saat situasinya tengah sulit. Pogba menegaskan tidak mengkritik Manchester United atau orang-orang di Old Trafford.
Pogba akan kembali merasakan angin segar bersama Timnas Prancis di lanjutan matchday UEFA Nations League. Les Bleus dijadwalkan bakal berjumpa Swedia pada Rabu (18/11/2020) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat