Suara.com - Kiper Bayer Leverkusen, Lukas Hradecky, membuat blunder memalukan di laga melawan Bielefeld, Sabtu (21/11/2020) malam WIB. Bahkan gol bunuh dirinya disebut-sebut sebagai yang terburuk di abad ini.
Seorang pemain sepak bola wajar melakukan kesalahan karena tekanan sebuah pertandingan. Sering juga pemain mencetak gol bunuh diri yang merugikan timnya.
Namun, kiper Bayer Leverkusen yang bernama Lukas Hradecky dianggap melakukan blunder paling memalukan. Eror itu berbuah gol bunuh diri yang dilabeli terburuk di abad ini.
Dinukil dari Sportbible pada Minggu (22/11/2020) momen tersebut terjadi pada laga Bielefeld vs Bayer Leverkusen dalam lanjutan Bundeliga Jerman. Saat itu, Hradecky mendapatkan back pass dari pemain Bayer Leverkusen dari sisi kiri lapangan.
Mendapatkan umpan, Hradecky yang berdiri bebas bersiap untuk menyapu bola ke depan. Namun, hal itu berbalik menjadi petaka karena tendangan Hradecky tidak sempurna.
Bola hanya menyerempet kakinya sehingga berubah arah ke gawangnya sendiri. Alhasil gol bunuh diri ini viral di media sosial. Banyak netizen memberikan label gol bunuh diri tersebut sebagai yang terburuk di abad ini.
"Kami membutuhkan penghargaan Puskas untuk gol terbaik, tetapi ini bisa mendapatkan yang sebaliknya," komentar netizen.
"Salah satu gol bunuh diri terburuk yang pernah saya lihat," tulis warganet lainnya.
Beruntung, Bayer Leverkusen masih bisa meraih kemenangan di laga melawan Bielefeld. Aleksandar Dragovic mencetak gol kemenangan Bayer Leverkusen pada menit ke-88 yang mengubah skor akhir menjadi 2-1.
Baca Juga: Ribuan Suporter Hadiri Laga Bundesliga
Berita Terkait
-
Borussia Monchengladbach Selamat dari Degradasi, Ini Kata-kata Kevin Diks
-
Pasang Bendera Indonesia, Mantan Pemain Bayer Leverkusen Ini Kirim Kode untuk Timnas?
-
Performa Menawan Eberechi Eze Banjir Pujian dari Mikel Arteta
-
Arsenal Hajar Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Eberechi Eze
-
Mikel Arteta Ungkap Kabar Baik Soal Trossard Jelang Lawan Bayer Leverkusen, Apa Itu?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?