Suara.com - Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) menggelar kongres tahunan pada Selasa, (24/11/2020). Kongres ke-27 ini digelar secara virtual dan berlangsung selama kurang lebih satu jam.
Seluruh anggota AFF termasuk Indonesia hadir mengikuti kongres ini. Dari PSSI diwakili oleh Plt Sekjen Yunus Nusi dan Wasekjen Maaike Ira Puspita.
Kongres ini juga dihadiri oleh perwakilan AFC Member Association & Regional Associations serta Director of Member Associations Asia dan Oceania FIFA, Sanjeevan C. Balasingam.
Beberapa agenda pembahasan kongres, yakni terkait tidak terlaksananya kongres biasa dan kongres luar biasa AFF yang sedianya akan dilaksanakan pada 17 Maret di Kamboja.
Selain itu, laporan kegiatan tahunan federasi, laporan serta audit finansial selama satu tahun, serta persetujuan amandemen dan atau perubahan statuta-statuta AFF serta penunjukan anggota auditor untuk tahun 2020 juga dibahas.
Keputusan kongres AFF salah satunya membahas penyelenggaraan edisi perdana ASEAN Club Championship yang rencananya akan dilaksanakan tahun 2020. Dengan mempertimbangkan hubungan partner komersial, Sekjen AFF Winston Lee menegaskan adanya penundaan hingga tahun 2021.
"Ini merupakan pertama kalinya kongres AFF diselenggarakan secara virtual. Tentu karena adanya pandemi, kita semua tidak bisa bertatap muka untuk membahas berbagai agenda mulai dari kompetisi tahunan hingga gelaran AFF Awards pada tahun 2020 ini," kata Presiden AFF Mayor Jenderal Khiev Sameth dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Sementara itu, penyelenggaraan Piala AFF yang sedianya dilaksanakan tahun ini pun ditunda hingga April-Mei 2021. Untuk pembahasan jadwal detail akan kembali diajukan pada rapat Dewan AFF setelah kongres rampung.
"Kami terus menjalin komunikasi dengan partner-partner pendukung kompetisi. Kondisi COVID-19 di berbagai negara belum memungkinkan untuk menggelar kembali kompetisi tahunan termasuk ASEAN Club Championship. Dengan berbagai pertimbangan, penyelenggaraan akan ditunda pada tahun 2022," ujar Yunus Nusi.
Sebelum menutup kongres, Khiev Sameth mengatakan sudah membentuk COVID-19 Measurement Committee. Ini merupakan badan khusus yang ada untuk memastikan seluruh kompetisi AFF berjalan nyaman dan aman.
Baca Juga: Tak Cuma Indonesia, FIFA Berduka atas Meninggalnya Ricky Yacobi
Komite ini bakal memastikan penyelenggarakan kompetisi AFF ke depan akan disesuaikan dengan protokol penyesuaian pertandingan di era baru.
Berita Terkait
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
Erick Thohir Respons Vietnam Tambah Naturalisasi Jelang Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA