Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur , Jose Mourinho, mengungkapkan hubungannya dengan Diego Maradona dan ia merindukan saat mendapatkan panggilan telepon darinya. Mourinho mengatakan Maradona selalu hadir untuk memberi semangat ketika tim asuhannya baru mengalami kekalahan.
Dunia sepak bola berduka atas meninggalnya mantan pemain ikonik asal Argentina tersebut karena mengalami serangan jantung pada Rabu (25/11).
Tokoh-tokoh dunia serta olahraga memberikan penghormatan kepada juara Piala Dunia 1986 tersebut, termasuk Mourinho yang mengatakan bahwa ia merindukan percakapan dengan Maradona dalam telepon setelah sebuah pertandingan mengecewakan.
"Ada Maradona dan ada Diego. Saya tidak perlu membicarakan Maradona karena dunia tahu dan tidak ada yang akan lupa," katanya kepada BT Sport seperti dilansir Antara, sebelum timnya mengalahkan Ludogorets 4-0 di Liga Europa, Jumat (27/11/2020).
"Diego berbeda, orang-orang yang merupakan teman baiknya, orang-orang yang berbagi ruang ganti dengannya, kolega, orang-orang ini memiliki hak istimewa."
"Saya dapat mengatakan ia adalah teman baik saya, tetapi kontak saya dengannya adalah melalui telepon dan tentu saja kami bertemu beberapa kali."
"Ia memiliki hati yang besar, besar, besar, besar. Itulah pria yang saya rindukan, karena sepak bolanya dapat kita temukan setiap kali kita merindukannya, bila kita mencari di Google, kita akan menemukannya. Namun, tidak dengan Diego."
"Saya menghabiskan hari ini untuk menceritakan kisah kepada orang-orang tentang ia dan waktu yang kami habiskan bersama dan itulah pria yang saya rindukan."
"Saya terutama merindukan panggilan telepon yang selalu datang setelah kekalahan dan tidak pernah setelah kemenangan."
Baca Juga: Pamer Selfie dengan Jasad Maradona, Petugas Rumah Duka Dipecat
"Ia tahu bahwa setelah kemenangan saya tidak memerlukan panggilan telepon, ia tahu bahwa di saat-saat sulit ia selalu ada dan ia selalu berkata setelah kekalahan: 'Mo, jangan lupa kamu adalah yang terbaik'. Dia selalu melakukan pendekatan ini."
Berita Terkait
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal
-
Pelatih Keturunan Indonesia Ditolak Suporter Tottenham Hotspur, Disebut Tak Punya Kemampuan
-
Robbie Keane Tanggapi Rumor Jadi Kandidat Pelatih Baru Tottenham
-
Tottenham Hotspur Tertarik Boyong Antonio Rudiger
-
Terpuruk bersama Spurs, Inter Milan dan Juventus Siap Tampung Guglielmo Vicario
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal
-
Brutal! Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Peluru Karet Saat Pecah Rusuh Suporter
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
-
Barcelona Dihajar 4-0 Atletico Madrid, Frenkie de Jong: Kalau Bukan AI, Ini Skandal!
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Maluku Ini Malah Jadi Mesin Gol di Belanda
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit, PSIM Yogyakarta Tahan Persik Kediri
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Inter Milan vs Juventus: Awas Yildiz dan Conceicao, Chivu Ditantang Berani Ambil Resiko
-
Keuangan Lommel SK Morat-marit, Joey Pelupessy Bakal Hijrah ke Super League?