- Kericuhan suporter terjadi pada semifinal Campeonato Maranhense (Moto Club vs IAPE) yang memaksa penghentian laga.
- Suporter tuan rumah menyerbu lapangan menyerang pemain IAPE karena timnya tertinggal 0-2 pada menit ke-38.
- Polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan massa; IAPE lolos ke final.
Suara.com - Kericuhan antara suporter pecah di pertandingan sepak bola yang membuat pihak kepolisian menembakkan peluru karet, gas air mata dan semprotan merica.
Kericuhan di lapangan sepak bola itu terjadi pada semifinal Campeonato Maranhense di Brasil yang mempertmukan Moto Club vs IAPE.
Pertandingan leg kedua yang digelar Rabu malam waktu setempat terpaksa dihentikan setelah suporter tuan rumah menyerbu lapangan dan menyerang pemain lawan.
Insiden memalukan itu memaksa polisi militer turun tangan dengan menembakkan peluru karet serta menyemprotkan gas air mata serta semprotan lada untuk membubarkan massa.
Sebelum kericuhan pecah, IAPE tampil dominan. Mereka sudah unggul 2-0 pada menit ke-38 dan memimpin agregat 4-1.
Situasi tersebut memicu kemarahan pendukung Moto Club, yang timnya belum lagi menjuarai kompetisi ini sejak 2018.
Dilansir dari media lokal setempat, sejumlah suporter melompati pagar pembatas dan berlari ke tengah lapangan.
Beberapa pemain IAPE menjadi sasaran. Penyerang IAPE, Andrezinho, bahkan sempat dikepung oleh tiga orang penyusup sebelum aparat keamanan tiba.
Alih-alih langsung meredam situasi, intervensi aparat justru menambah kepanikan.
Baca Juga: Rekam Jejak Jefferson Carioca: Gelandang Timnas Brasil yang Direkrut Persis Solo
Polisi menggunakan gas air mata dan semportan merica untuk membubarkan massa.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pemain Moto Club turut terkena semprotan dari jarak dekat meski tidak terlibat bentrokan.
Para pemain terlihat menutup wajah mereka akibat efek gas tersebut, sementara suporter berlarian meninggalkan area lapangan.
Pertandingan akhirnya resmi dihentikan pada menit ke-41. Otoritas kompetisi memutuskan IAPE berhak melaju ke final.
Di partai final, IAPE akan menghadapi Maranhao yang telah mengoleksi 16 gelar. Duel final akan berlangsung dua leg, dengan laga pertama digelar pada 21 Februari dan leg kedua empat hari berselang.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Jefferson Carioca: Gelandang Timnas Brasil yang Direkrut Persis Solo
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
Bukan Sekadar Bagi Hadiah, Ini Tujuan Kevin Diks untuk Suporter Timnas Indonesia
-
John Herdman Janji Pasang Kuping Dengar Masukkan Ahli Hingga Suporter
-
Ulah Baru Trump: Blokir Visa Suporter Brasil dan 14 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
-
Barcelona Dihajar 4-0 Atletico Madrid, Frenkie de Jong: Kalau Bukan AI, Ini Skandal!
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Maluku Ini Malah Jadi Mesin Gol di Belanda
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit, PSIM Yogyakarta Tahan Persik Kediri
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Inter Milan vs Juventus: Awas Yildiz dan Conceicao, Chivu Ditantang Berani Ambil Resiko
-
Keuangan Lommel SK Morat-marit, Joey Pelupessy Bakal Hijrah ke Super League?
-
Diprediksi Dipimpin Wasit Ini, Inter Bakal Mudah Kalahkan Juventus di Derby dItalia
-
Arsenal Disengat Brentford, Declan Rice: Gelar Juara Tak Datang dengan Mudah