Suara.com - Diego Maradona, salah satu pesepakbola yang disebut-sebut sebagai yang terbaik seantero jagat, meninggal di usia 60 tahun karena serangan jantung pada Rabu (25/11/2020)
Kepergian Maradona telah membuat sedih publik dunia, terutama masyarakat Argentina. Namun, kesedihan juga terasa mendalam di Spanyol karena Maradona telah meninggalkan warisan yang luar biasa di LaLiga.
Maradona pernah bermain untuk enam tim berbeda sepanjang karirnya. Tiga tim yang melekat dengannya yakni Argentinos Juniors, Boca Juniors, dan Napoli.
Namun Maradona juga telah mengukir kisah indahnya di LaLiga, saat membela Barcelona pada 1982 hingga 1984 dan Sevilla 1992 hingga 1993.
La Liga adalah tempat Maradona pertama kali merasakan sepak bola Eropa. Ia bergabung dengan Barcelona dari Argentinos Juniors dan Boca Juniors dengan harga 7,6 juta euro, rekor pada masa itu.
Joan Gaspart, wakil presiden Barcelona saat itu, mengungkapkan bahwa direktur-direktur Barça harus pergi ke Argentina menggunakan tank untuk mengontrak Maradona, dengan alasan keamanan.
Mengambil Maradona dari fans setianya di Argentina sangatlah berat, namun semua itu setimpal. Barcelona mendatangkan pemain luar biasa.
Permasalahan kebugaran membuat Maradona tak bermain sebanyak yang diharapkan, namun ia selalu bermain impresif ketika diturunkan.
Maradona bahkan memukau para penonton di Bernabéu, stadion milik rival Barcelona, Real Madrid. Maradona diberikan standing ovation oleh para pendukung Madrid berkat aksi luar biasanya ketika memberi asis kepada Juan José untuk membobol gawang Los Blancos.
Baca Juga: Prosesi Pemakaman Maradona Diwarnai Bentrok Pelayat dan Polisi
"Saya ingat satu sesi latihan bersamanya, ketika seluruh skuad terpukau dengan aksinya, dan kami hanya bisa diam menyaksikannya,” kata Lobo Carrasco, salah satu rekan setim Maradona di Barcelona ketika itu dalam rilis La Liga.
Setelah meninggalkan Barcelona di tahun 1984 untuk pindah ke Italia bersama Napoli, Maradona kembali ke Spanyol di tahun 1992.
Kali ini ia menandatangani kontrak bersama Sevilla FC dan reuni dengan Carlos Bilardo, yang melatih timnas Argentina ketika menjuarai Piala Dunia Meksiko 1986.
Maradona memang hanya bermain satu musim di Sevilla, namun musim 1992/93 adalah musim yang paling dikenang oleh para Sevilistas.
Di pertandingan pertama di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Maradona mencetak gol satu-satunya dalam kemenangan 1-0 Sevilla atas Real Zaragoza.
Di Sevilla, kemampuan Maradona telah memudar, dan bahkan sudah jarang bermain sejak setahun sebelum ia bergabung dengan klub Andalusia tersebut, namun nama besarnya masih membawa berkah tersendiri.
Berita Terkait
-
Final Piala Super Spanyol: Courtois vs Joan Garca, Duel Kiper Penentu El Clasico
-
Jude Bellingham Bongkar Faktor X yang Bisa Bikin Real Madrid Pecundangi Barcelona
-
Final Piala Super Spanyol Barcelona vs Real Madrid, Hansi Flick Sindir Mbappe
-
Barcelona Mantap Permanenkan Marcus Rashford, Siapkan Tebusan Rp588 Miliar di Akhir Musim
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Inter Milan vs Napoli: Chivu Percaya Pemain Muda, Zielinski dan Bisseck Disiapkan Jadi Starter
-
Isu Panas di Old Trafford: Bruno Fernandes Bakal Ikuti Jejak Ruben Amorim?
-
Jelang Inter Milan vs Napoli, Hakan Calhanoglu Ungkap Pernyataan Mengejutkan
-
Viral Emosi Thom Haye di Laga Persib vs Persija, Ungkap Kesedihan hingga Terima Ancaman Kematian
-
Final Piala Super Spanyol: Courtois vs Joan Garca, Duel Kiper Penentu El Clasico
-
Kata-kata Beckham Putra Usai Bikin Persija Jakarta Menangis di GBLA
-
Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja
-
Bojan Hodak Senyum Lebar Persija Pulang ke Jakarta Tanpa Poin: Mereka Cuma Sekali Shoot
-
Jude Bellingham Bongkar Faktor X yang Bisa Bikin Real Madrid Pecundangi Barcelona
-
Persib Tekuk Persija, Thom Haye: Keluarga Diteror Hingga Dapat Ancaman Pembunuhan