Suara.com - Liverpool akan menjamu Ajax Amsterdam pada matchday kelima Grup D Liga Champions. Pertandingan di Stadion Anfield mungkin akan jadi ujian bagi The Reds yang tengah terlunta-lunta.
Badai cedera yang menghantam Liverpool mulai memunculkan 'kerusakan' bagi tim asuhan Jurgen Klopp. Dalam dua laga terakhir di lintas ajang, mereka gagal menang.
Setelah menghancurkan Leicester City 3-0 di Liga Inggris 22 November lalu, skuat Liverpool yang pincang mulai terlihat kesulitan untuk tampil konsisten.
Menghadapi Atalanta di Anfield pada matchday keempat Grup D Liga Champions pada 25 November lalu, The Reds dipermalukan dengan skor 0-2.
Misi bangkit saat bertamu ke markas Brighton di lanjutan Liga Inggris pun tak terjadi. Liverpool ditahan imbang tuan rumah di Liga Inggris pekan lalu.
Seraya tengah menyembuhkan luka, Liverpool langsung dihadapkan oleh tim kuat asal Belanda yang penuh talenta, Ajax Amsterdam.
Melihat lini pertahanan Liverpool yang keropos --ditinggal cedera Virgil van Dijk, Trent Alexander-Arnold, dan Joe Gomez, Ajax bernafsu untuk memburu kemenangan.
Pelatih Ajax Erik ten Hag percaya Ajax kini jauh lebih baik dibanding saat pertemuan pertama di Amsterdam Arena pada 21 Oktober lalu. Saat itu, mereka kalah 0-1.
"Kami lebih selaras satu sama lain, performa sejumlah pemain menjadi jauh lebih baik dan tim secara keseluruhan bakal jauh lebih baik untuk memetik hasil positif," kata Ten Hag dikutip dari Liverpool Echo, Selasa (1/12/2020).
Baca Juga: Kabar Buruk, David De Gea Diragukan Tampil di Laga Man United Vs PSG
Di sisi lain, manajer Liverpool Jurgen Klopp tak ingin banyak mengeluh dengan situasi timnya. Dia menyebut siapapun pemain yang diturunkan harus berjuang ekstra keras untuk mengamankan hasil maksimal.
"Ini bukan situasi yang sempurna, tetapi jelas tidak cukup banyak orang yang ingin menawarkan kami bantuan apa pun," kata Jurgen Klopp dikutip laman resmi UEFA, Selasa (1/12/2020).
"Kami hanya harus menghadapinya. Saya selalu mengatakan selama kami bisa berbaris dengan 11 pemain, kami akan berjuang dengan semua yang kami miliki. Dan itu masih terjadi," tambahnya.
Rekor pertemuan Liverpool vs Ajax
Liverpool dan Ajax baru tiga kali berjumpa. The Reds dan tim raksasa Belanda sama-sama meraih satu kemengan dan sisanya berakhir imbang, sebagaimana dilansir laman resmi UEFA.
Dua pertemuan awal terjadi di babak play-off Liga Champions --dulu bernama Piala Eropa-- 1966/67. Saat itu Ajax membantai Liverpool 5-1 di leg pertama, dan imbang 2-2 di pertemuan selanjutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
3 Bintang Saint Kitts and Nevis yang Patut Diwaspadai Timnas Indonesia, Ada Pemain Liverpool
-
Jaga Asa Promosi, Kendal Tornado FC Tekad Ulangi Memori Manis Lawan PSS Sleman
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
John Herdman Ungkap Jasa Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia, Memangnya Ada?
-
Elkan Baggott Nilai Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Shin Tae-yong?
-
Layvin Kurzawa dan Thom Haye Absen Latihan, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Jadi Mesin Gol Tanpa Abaikan Pertahanan
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
-
Sempat Kunjungi Hotel Timnas Indonesia, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
Elkan Baggott Akhirnya Bahas Alasan 'Terasing' dari Timnas Indonesia 2 Tahun Terakhir