Suara.com - Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengakui skuatnya harus lebih meningkat, setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bayern Munich di ajang Liga Champions.
Atletico Madrid gagal meraih kemenangan di matchday kelima Grup A Liga Champions saat menjamu Bayern Munich di Estadio Wanda Metropolitano, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB.
Joao Felix memberi Atletico keunggulan dengan gol kedelapan dalam 14 penampilan musim ini, tetapi tuan rumah tidak bisa mencetak gol dari 12 upaya lainnya, yang hanya tiga yang tepat sasaran.
Kemenangan di depan mata Los Rojiblancos --julukan Atletico-- dibuyarkan oleh penyerang Bayern Munich yang masuk dari bangku cadangan, Thomas Mueller.
Mueller mencetak gol penyama kedudukan bagi tim Bavaria lewat eksekusi penalti empat menit jelang waktu normal berakhir, hingga membuat skor sama kuat 1-1.
Itu berarti Atletico harus menghindari kekalahan di Salzburg dalam pertandingan grup terakhir mereka minggu depan untuk lolos ke babak sistem gugur.
Simeone menyesali skuatnya yang gagal dalam memanfaatkan peluangnya dan itu menjadi pekerjaanya yang perlu ditingkatkan untuk laga krusial melawan Salzburg nanti .
"Kami tidak cukup kuat dalam serangan, tapi kami menciptakan peluang. Sekarang kami memiliki pertandingan yang sangat sulit melawan Salzburg," kata Simeone kepada Movistar Plus.
"Skor kecil berarti Anda selalu bisa dikejar. Tapi sampai penalti, Bayern Munich tidak punya peluang untuk mencetak gol," ujarnya.
Baca Juga: Tekuk Gladbach 3-2, Antonio Conte Puji Semangat Inter Milan
"Pekerjaan yang kami lakukan bagus, tetapi kami harus bekerja lebih keras untuk menyelesaikan situasi. Kami sedang mengerjakannya saat latihan."
"Para pemain bekerja keras dan dalam kondisi yang baik. Tidak mudah memiliki kekuatan yang akan menyelesaikan masalah kami. Dalam situasi ini kami hanya perlu meningkat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon