Suara.com - Direktur olahraga Juventus, Fabio Paratici telah diselidiki atas dugaan upaya untuk mempercepat naturalisasi striker Uruguay, Luis Suarez.
Sebelum hengkang dari Barcelona ke Atletico Madrid, Suarez sempat diincar oleh Juventus. Namun prosesnya terganjal lantaran slot pemain non Uni Eropa Si Nyonya Tua sudah penuh.
Demi bisa mendatangkan Luis Suarez, Juventus berencana untuk mengubah kewarganegaraan eks striker Liverpool itu dari Uruguay menjadi Italia.
Istri Suarez yang berdarah Italia tak memiliki kendala saat mengikuti tes bahasa Italia yang dilakukan Universitas Perugia.
Sementara Suarez dituding mendapat kemudahan dan perlakuan khusus saat menjalani tes tersebut pada 17 September lalu.
Jaksa penuntut mengatakan bahwa isi dari tes dikomunikasikan sebelumnya dan hasilnya telah ditentukan sebelumnya, sebagaimana dilaporkan BBC.
Luis Suarez mampu memperoleh kualifikasi menengan dalam ujian bahasa itu setelah hanya menyelesaikan ujian lisan selama 15 menit, menurut Reuters.
Kejadian itu membuat jaksa menyerukan agar empat pejabat universitas yang terlibat dalam pelaksanaan tes ditangguhkan selama delapan bulan.
Di sisi lain, pihak kejaksaan yang mengumumkan hasil penyelidikan pada Jumat (4/12/2020), menuding Juventus telah melakukan intervensi dalam proses pemberian kewarganegaraan bagi Luis Suarez.
Baca Juga: Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-12, Sevilla Menjamu Real Madrid
"Juventus mengambil tindakan, bahkan di tingkat kelembagaan tertinggi, untuk 'mempercepat' pemberian kewarganegaraan Italia untuk Suarez," kata kepala jaksa penuntut Raffaele Cantone dikutip BBC, Sabtu (5/12/2020).
Fabio Paratici sebelumnya dituding berbohong saat memberi kesaksian kepada para jaksa terkait kasus naturalisasi Luis Suarez ini. Namun manajemen Juventus menegaskan dia tak bersalah.
"Juventus Football Club mengonfirmasi bahwa hari ini Fabio Paratici telah diberitahu tentang informasi mengenai jaminan dan hak membela diri," demikian pernyataan resmi Juventus.
"Klub menegaskan kembali kebenaran pekerjaan Paratici dan yakin bahwa penyelidikan yang sedang berlangsung akan membantu memperjelas posisinya dalam waktu yang wajar."
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti