Suara.com - Laga Liverpool vs Tottenham Hotspur berlangsung sengit hingga menit akhir. Tak hanya antar kedua pemain yang 'berjuang', melainkan kedua manajer di pinggir lapangan.
Duel Liverpool vs Tottenham pada akhirnya dimenangkan The Reds dengan skor 2-1. Gol kemenangan pasukan Jurgen Klopp baru tercipta di menit akhir lewat sundulan Roberto Firmino.
Selepas peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, Jose Mourinho menghampiri Jurgen Klopp seraya berbisik kepada pelatih asal Jerman itu.
Jurgen Klopp lantas merespon bisik-bisik Mourinho dengan tertawa dan manajer asal Portugal terlihat tak senang dengan tindakan sang rival.
Saat sesi konferensi pers usai laga, Mourinho akhirnya menjelaskan apa yang terjadi. Dia membisikan kepada Klopp bahwa tim yang pantas menang adalah Tottenham, bukan Liverpool.
"Saya mengatakan kepadanya tim terbaik kalah dan dia tidak setuju, tapi itu pendapatnya," kata Jose Mourinho dikutip Football London, Kamis (17/12/2020).
"Ngomong-ngomong, jika saya berperilaku dengan cara yang sama di pinggir lapangan seperti yang dia lakukan, maka saya tidak punya kesempatan untuk tinggal di sana," tambahnya.
Menurut Mourinho, Tottenham layak untuk mendapat hasil lebih baik dalam laga ini. Bukan hanya imbang, melainkan raihan kemenangan.
Pernyataan Mourinho bisa dibilang berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada. Merujuk statistik dari laman resmi Liga Inggris, Tottenham kalah dominan dari Liverpool.
Baca Juga: Liverpool vs Tottenham, The Reds Menang Lewat Gol Menit Akhir
The Reds selaku tuan rumah menguasai 76 persen penguasaan bola. Tottenham sendiri sepanjang laga hanya menciptakan dua tembakan tepat sasaran yang salah satunya berujung gol Son Heung-min.
Meski begitu, eks pelatih Manchester United ini tetap percaya bahwa Tottenham lah tim yang pantas menang di laga ini. Mereka disebutnya menciptakan banyak peluang tapi gagal dieksekusi dengan baik.
"Hasil imbang akan menjadi hasil yang buruk dalam kaitannya dengan performa, jadi Anda bisa membayangkan bagaimana perasaan kami terkait hasil tersebut," kata Jose Mourinho.
"Performa yang sangat bagus, tentu saja, dengan beberapa kesalahan dan beberapa hal untuk ditingkatkan. Hasil yang sangat tidak adil."
Kekalahan ini membuat Tottenham Hotspur terdepak dari puncak klasemen. Mereka kini berada di peringkat kedua dengan koleksi 25 poin, tertinggal tiga poin dari Liverpool di peringkat pertama.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere