Suara.com - Marcus Thuram baru saja melakukan aksi tak terpuji dengan meludahi wajah lawan mainnya. Alhasil, penyerang Borussia Moenchengladbach itu harus menerima sanksi berupa pemotongan gaji dengan nilai yang tak sedikit.
Thuram yang tampil sebagai starter harus menerima kartu merah saat Gladbach menjamu Hoffenheim pada pekan ke-13 Liga Jerman di Borussia-Park, Sabtu (19/12/2020). Kartu merah itu diberikan wasit setelah intervensi VAR yang memperlihatkan dirinya meludahi bek Hoffenheim, Stefan Posc.
Insiden yang melibatkan Thuram dengan Stefan Posc tersebut terjadi pada menit ke-78. Setelah diludahi, bek Hoffenheim itu langsung mengelap mukanya.
Akibat kejadian tersebut, Marcus Thuram mendapat kecaman dari Federasi Sepak Bola Jerman (DFB). Menurut laporan ESPN, pihak klub sendiri akhirnya memberikan sanksi berupa pemotongan gaji kurang lebih sebesar 150 ribu euro (Rp 2,5 miliar).
Jika dihitung, jumlah tersebut merupakan besaran gaji Thuram selama satu bulan. Sebagai informasi, pemain 23 tahun itu mendapat bayaran dari Gladbach senilai 1,8 juta euro per musim.
Sementara itu, Marcus Thuram sudah meminta maaf atas kejadian tersebut kepada direksi Gladbach. Ia juga sudah menyesal.
''Saya sudah bicara panjang dengan Marcus pagi ini, dia kembali meminta maaf kepada saya dan klub atas aksinya itu,'' ujar Direktur Olahraga Klub, Max Eberl.
''Kami sudah mengenal Marcus hampir dua tahun ini, kami tahu latar belakang dan keluarganya. Tindakannya kemarin itu bukan sifat aslinya. Marcus sangat kecewa dan dia memastikan tidak ada niat untuk meludahi Stefan Posch. Saat itu dia sedang emosi,'' pungkasnya.
Baca Juga: Leverkusen Vs Bayern: Menang 2-1, Die Roten Mantap ke Puncak Klasemen
Berita Terkait
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026
-
Pesta Gelar Juara Inter Panas! Marcus Thuram Bentangkan Spanduk Tikus Buat Tetangga
-
Apes Banget! Gladbach Batal Menang Lawan Mainz, Kevin Diks Cedera
-
Jadwal Liga Jerman Pekan ke-28: Bayern Munich vs Freiburg, Kevin Diks Cs Jamu Heidenheim
-
Kata-kata Kevin Diks usai Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jadi Kapten di Bundesliga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela