Suara.com - Presiden klub Borneo FC Nabil Husein menyatakan ingin membentuk timnya menjadi penyuplai pemain-pemain masa depan serta bisa membawa tim berjuluk Pesut Etam tersebut tampil di kompetisi Asia.
Dikutip dari laman resmi Liga Indonesia di Jakarta, Selasa (22/12/2020), Nabil mengatakan prestasi diukur tidak hanya sebatas mendulang piala, mengorbitkan pemain muda dan bisa tampil di timnas juga menjadi salah satu prestasi yang patut dirayakan.
"Prestasi yang saya maksud bukan melulu soal menjadi juara. Namun bagaimana melihat prospek tim ke depan. Termasuk menyuplai pemain-pemain muda potensial kami ke timnas," kata Nabil seperti dimuat Antara.
Saat ini Borneo FC dikenal kerap melahirkan kiper-kiper langganan timnas, sebut saja Nadeo Argawinata dan Muhammad Ridho, meski keduanya sudah lagi tak berseragam Oranye.
Kini mereka memiliki Gianluca Pandeynuwu yang tampil impresif serta mampu menggantikan peran Nadeo maupun Ridho. Tak tanggung-tanggung, manajemen juga langsung mendatangkan pelatih kiper dari luar untuk selalu merawat tradisi tersebut.
Di satu sisi, Nabil ingin membuat warga Kalimantan Timur bangga dengan tak hanya bercokol sebagai tim elit Liga 1 Indonesia. Tetapi bisa mewakili klub Kalimantan yang tampil di kompetisi Asia.
"Kami selalu punya motivasi serta impian tinggi. Kalau bukan Borneo FC, siapa lagi yang bisa membawa nama Kaltim ke pentas Asia seperti sekarang? Semua harus bisa diwujudkan," kata Nabil.
Menurutnya, bermain di pentas Asia bukan hanya persoalan hasrat semata, akan tetapi segala persiapan mesti disusun secara matang agar tak hanya menjadi pelengkap kompetisi bergengsi tersebut.
Salah satu persiapan yang sudah dilakukan yakni dengan mengantongi lisensi klub profesional AFC. Lisensi ini bukan sembarang syarat yang bisa dengan mudah didapatkan, apalagi Borneo termasuk klub baru.
Baca Juga: Persib Bandung Larang Pemainnya Ikut Rayakan Tahun Baru 2021
"Borneo FC dibangun dengan semangat serta kekompakan yang tinggi. Insyaallah semua aspek telah kami siapkan untuk menunjang tim berlaga di level tertinggi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Borneo FC Lambat di Bursa Transfer, Fabio Lefundes Singgung Anomali di BRI Super League
-
Link Live Streaming Persis Vs Borneo FC di BRI Super League, 23 Januari 2026 Sore Ini
-
Prediksi Persis Solo vs Borneo FC di BRI Super Leaguje, 23 Januari 2026
-
Laga Krusial, Milomir Seslija Tegaskan Persis Solo Siap Tampil 'All Out' Hadapi Borneo FC
-
Fajar Fathurrahman Akui Banyak Tersenyum Bersama Persija
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia