- Presiden Prabowo Subianto diperkirakan akan melakukan perombakan kabinet pada Rabu, 28 Januari 2026 siang ini.
- Sugiono dikabarkan akan digeser dari Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
- Budi Djiwandono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, disebut sebagai kandidat kuat pengganti kursi Menteri Luar Negeri.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal melakukan perombakan kabinet atau reshuffle kembali pada Rabu (28/1/2026) siang ini.
Seiring rencana tersebut, tersiar juga kabar bahwa Menteri Luar Negeri sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, bakal direposisi oleh Prabowo.
Berdasarkan informasi yang terhimpun oleh Suara.com, Sugiono akan digeser dari menlu menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Menko PMK saat ini adalah Pratikno, yang sejak lama dikenal sebagai 'orang Jokowi'.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Pratikno tetap akan berada dalam lingkaran utama pemerintahan.
Namun, Pratikno akan ditempatkan pada salah satu jabatan strategis lainnya di Kabinet Merah Putih, yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan arah kebijakan baru Presiden Prabowo.
Lalu, siapa yang akan mengisi kekosongan kursi Menteri Luar Negeri? Nama Budisatrio Djiwandono mencuat sebagai kandidat kuat.
Saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budi dinilai memiliki kapabilitas diplomatik dan kedekatan personal yang diperlukan untuk meneruskan tongkat estafet diplomasi Indonesia di panggung internasional.
Tanggapan Sugiono dan Budi Djiwandono
Baca Juga: Diplomasi atau Kompromi: Membaca Kursi Panas Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza
Menanggapi isu yang berhembus kencang tersebut, Sugiono tampak tenang namun mengaku terkejut.
Saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, ia menegaskan bahwa dirinya belum mendapatkan informasi resmi apapun dari Presiden terkait rencana pemindahan tugasnya tersebut.
“Saya belum mendengar, baru sekarang ini," kata Sugiono saat ditanya soal perombakan kabinet, Selasa (27/1).
Senada dengan Sugiono, Budi Djiwandono juga memilih untuk bersikap diplomatis. Ia enggan berspekulasi mengenai jabatan Menteri Luar Negeri yang disebut-sebut akan menjadi tanggung jawab barunya.
Keponakan Prabowo ini justru mengarahkan publik untuk menanyakan kepastian isu tersebut kepada Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, yang sebelumnya sempat memberikan sinyal mengenai adanya kemungkinan rotasi tersebut.
“Tidak tahu. Tanyakan ke Pak Utut. Tugas saya sekarang di Komisi I DPR," kata Budi.
Berita Terkait
-
Diplomasi atau Kompromi: Membaca Kursi Panas Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza
-
Menlu Sugiono Sebut Indonesia Gabung 'Dewan Trump' Tanpa Iuran, Ini Fakta-faktanya
-
Menlu RI Beri Tanggapan Ambisi Amerika Serikat Kuasai Greenland
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas