Suara.com - Dua pemain sepak bola muslim, Mohamed Salah dan Yaya Toure, bernasib beda saat keduanya sama-sama ikut merayakan Hari Natal 2020.
Mohamed Salah saat ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bintang Liverpool itu mendapatkan cibiran dari warganet karena turut merayakan Natal 2020.
Hal itu diketahui lewat unggahan di akun media sosial Twitternya pada Jumat (25/12/2020). Tampak dari postingan tersebut, Salah bersama keluargaya ikut memeriahkan hari Natal.
Salah dan keluarga tampak ceria di depan pohon Natal. Tak hanya itu, Salah beserta istri dan anaknya juga mengenakan pakaian khas Natal.
Salah dan keluarganya terlihat kompak dengan mengenakan pakaian merah bertema natal dengan corak salju dan ada gambar Santa Claus.
Tentunya postingan Salah yang merupakaan pesepak bola muslim yang taat ini mengundang perhatian netizen. Meski ada yang memberikan tanggapan positif, banyak warganet yang mencibir Mo Salah karena ikut merayaan Natal.
"Astagfirullah that’s why Mohammed Elneny is the egyptian king & not u (Astagfirullah, inilah kenapa Mohammed Elneny adalah 'raja Mesir' bukan Anda)," tulis akun @Mahamed-654.
Kendati demikian, Mohamed Salah bukanlah satu-satunya pesepak bola muslim yang ikut merayakan Natal. Passalnya, Yaya Toure yang juga penganut islam taat juga mengunggah foto sedang merayakan Natal.
Melalui akun media sosial Twitter, Yaya Toure membagikan dirinya dan keluarga sedang berpose di depan pohon Natal. Mereka tampak kompak dengan mengenakan atasan putih.
Baca Juga: Meski Piala Dunia U-20 2021 Batal, Timnas U-19 Tetap Gelar TC ke Spanyol
"Selamat liburan semua orang," tulis Yaya Toure ditambah emoji pohon Natal.
Walau begitu, postingan Yaya Toure ini jauh berbeda nasib dengan apa yang didapatkan Mohamed Salah. Tampak di kolom komentar Toure, para warganet turut mengucapakan 'selamat Natal' kepadanya.
Terlepas dari itu, Yaya Toure sendiri saat ini belum mendapatkan klub untuk bermain suai kontraknya habis dengan QD Huanghai. Sedangkan Salah merupakan pemain yang sedang bersinar bersama Liverpool di bawah asuhan Jurgen Klopp.
Berita Terkait
-
Mohamed Salah Bagikan Momen Bahagia di Hari Natal, Warganet Debat
-
Jurgen Klopp Tegaskan Mohamed Salah Bahagia di Liverpool
-
Dari Ronaldo hingga Mohamed Salah, Intip Keseruan Pesepakbola Rayakan Natal
-
Tepis Spekulasi Masa Depan Mo Salah, Klopp: Dia Bahagia Kok
-
Daftar Pemain Sepak Bola Terbaik di Dunia dari Van Dijk hingga Messi
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions