Suara.com - Gelandang Manchester United, Nemanja Matic, sedih menjalani pertandingan tanpa penonton selama hampir enam bulan karena pandemi virus corona (COVID-19). Bagi dirinya, laga tanpa penonton serasa seperti sesi latihan.
Sejak musim 2019/20 dilanjutkan pada pertengahan Juni lalu, MU selalu bertanding di hadapan tribun Old Trafford yang kosong.
Awal bulan ini, sejumlah klub Liga Premier Inggris diperbolehkan mengisi tribun stadion mereka hingga maksimal 2.000 penonton, tetapi tidak termasuk MU sebab Manchester tergolong wilayah yang angka kasus COVID-19 masih tinggi.
"Semuanya berakhir menjadi pertandingan yang terlihat seperti salinan suasana sesi latihan," kata Matic kepada harian Serbia Vecernje Novosti sebagaimana dikutip oleh Reuters, Jumat.
"Pandemi ini telah membuat keadaan jauh berbeda dan saya yakin Liverpool tidak akan kalah 2-7 dari tuan rumah Aston Villa jika suporter hadir."
"Sepak bola bertahan, liga juga berjalan, tetapi jujur saya sangat merindukan riuh rendah reaksi dari tribun penonton," ujarnya menambahkan.
Belakangan, protokol baru yang diberlakukan pemerintah Inggris membuat sejak Boxing Day atau Sabtu (26/12), membuat hanya Liverpool dan Everton saja tim yang tersisa diperbolehkan bermain dengan penonton.
Itu artinya Matic dkk akan kembali tampil dalam "sesi latihan" ketika melawat ke Stadion King Power menghadapi Leicester City untuk rangkaian laga Boxing Day pada Sabtu (26/12).
Pertandingan itu tak ubahnya menjadi perebutan posisi kedua klasemen, sebab MU menduduki urutan ketiga dengan jarak hanya satu poin di bawah Leicester (27).
Baca Juga: Piala Dunia U-20 Dibatalkan, Begini Kondisi Timnas Asuhan Shin Tae-yong
MU punya modal gemilang berupa sapu bersih kemenangan tujuh laga tandang Liga Inggris musim ini, yang bahkan rentetannya mencapai angka 10 pertandingan sejak musim lalu.
Jika menang mereka bukan saja memangkas jarak jadi hanya dua poin dari Liverpool (31) yang ada di puncak, tetapi juga menyamai rekor kemenangan 11 laga tandang beruntun yang dimiliki Chelsea pada April-Desember 2008 dan Manchester City (Mei-Desember 2017). (Antara)
Berita Terkait
-
Leicester City Vs MU, Brendan Rodgers Pastikan Jamie Vardy Bisa Tampil
-
Eks Asisten Sir Alex: Percayalah, MU Salah Satu Favorit Juara Liga Inggris
-
Prediksi Boxing Day Liga Inggris: Leicester City vs Manchester United
-
Bisa Kalahkan Tim Manapun, MU memang Penantang Gelar Musim Ini
-
Leicester Jamu Manchester United di Boxing Day, Jonny Evans Siap Unjuk Gigi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra