Suara.com - Leicester City lolos dari kekalahan setelah bermain imbang 1-1 menghadapi tuan rumah Crystal Palace di pekan ke-16 Liga Inggris. Gol Harvey Barnes menyelamatkan Leicester dari kekalahan.
Pada laga Crystal Palace vs Leicester City di Stadion Selhurst Park, pada Senin (28/12/2020) malam, tim tamu membuang peluang setelah Kelechi Iheanacho gagal memanfaatkan tendangannya dari titik penalti
Crystal Palace akhirnya memimpin lebih dulu lewat gol Wilfried Zaha di awal babak kedua. Namun Barnes akhirnya memaksa kedudukan berakhir imbang 1-1.
Meski hanya meraih satu poin namun Leicester City sementara naik ke posisi kedua klasemen dengan 29 poin dari 16 laga. Sementara Palace di posisi ke-13 dengan 19 poin.
Jalannya Pertandingan
Leicester mencoba menekan di awal pertandingan. Usaha Daniel Amartey menyambut crossing Ayoze Pérez masih melenceng dari target di menit kesembilan.
Empat menit berselang ancaman dari Ayoze Perez lewat sundulannya setelah menymabut crossing Luke Thomas, namun bola masih melambung di atas gawang lawan.
Serangan Leicester masih berlanjut. Pada menit ke-18, Leicester mendapatan hadiah penalti setelah Luke Thomas dilanggar oleh James Tomkins di kotak terlarang.
Namun Kelechi Iheanacho yang menjadi eksekutor gagal melakukan tugasnya dengan baik. Bola sepakan kaki kirinya dapat digagalkan kiper Vicente Guaita di sudut kanan bawah.
Baca Juga: Laga Everton vs Manchester City Resmi Ditunda karena Wabah COVID-19
Crystal Palace mencoba balik menekan di menit ke-22 lewat sundulan Christian Benteke dari jarak yang sangat dekat namun bola masih terlalu tinggi.
Kedua tim mencoba membuka serangan. Usaha pemain tuan rumah Andros Townsend gagal di menit ke-27, sedangkan ancaman Leicester lewat sepakan Iheanacho juga gagal.
Leicester semakin gencar menekan menjelang akhir babak pertama. Namun usaha Ayoze Pérez dan Harvey Barnes belum juga dapat mengubah kedudukan. Skor tetap 0-0 hingga turun minum
Di babak kedua, Crystal Palace melakukan inisiatif serangan. Sepakan kaki kiri Wilfried Zaha dari tengah area kotak penalti masih terlalu tinggi di menit ke-49.
Pada menit ke-58, Crystal Palace akhirnya memimpin 1-0. Gol tersebut dicetak oleh Zaha tendangan voli kaki kanannya dari sudut sempit memanfaatkan crossing Andros Townsend.
Tertinggal 0-1, Leicester mencoba membalas. Akhirnya pada menit ke-83, Harvey Barnes menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sepakan kaki kirinya memanfaatkan umpan sundulan Jonny Evans. .
Berita Terkait
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?
-
8 Tim yang Lolos ke Babak Perempat Final Liga Conference, Berikut Jadwalnya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia
-
Eliano Reijnders Bongkar Obrolan dengan John Herdman, Sinyal Keras Sapu Bersih FIFA Series 2026
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie