Suara.com - Mauricio Pochettino resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Paris Saint-Germain. Kepastian itu diumumkan PSG lewat laman resmi klub, Sabtu (2/1/2021) malam WIB.
Juru taktik asal Argentina itu dikontrak PSG hingga 30 Juni 2022. Tim asal Paris itu juga mencantumkan opsi perpanjangan satu tahun.
Pochettino menduduki kursi pelatih Paris Saint-Germain setelah peracik taktik sebelumnya, Thomas Tuchel dipecat tepat pada malam Natal, 25 Desember lalu.
Eks pelatih Tottenham itu sejatinya bukan sosok yang asing bagi PSG. Saat masih aktif bermain, Pochettino sempat membela klub raksasa Liga Prancis itu pada periode 2001-2003 dan bermain sebanyak 95 kali.
Paris Saint-Germain secara terang-terangan merekrut Pochettino dengan pertimbangan kiprahnya di berbagai klub yang sempat dirinya tangani, terkhusus Tottenham Hotspur.
Pochettino menjadi manajer Tottenham pada 2014 hingga 2019. Sebelum didepan The Lilywhites, lelaki 48 tahun itu memiliki prestasi yang cukup luar biasa untuk ukuran klub minim gelar.
Di bawah arahan Mauricio Pochettino, Tottenham berhasil melaju ke final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub pada musim 2018/2019, mesi akhirnya harus puas menjadi runner-up.
Pasca resmi diumumkan sebagai pengganti Thomas Tuchel, Mauricio Pochettino akan menjalani sesi latihan pertamanya untuk PSG pada 3 Januari 2021 setelah liburan musim dingin.
"Saya sangat senang dan merasa terhormat menjadi pelatih baru Paris Saint-Germain," kata Mauricio Pochettino setelah menandatangani kontraknya, dikutip laman resmi PSG.
Baca Juga: Kaleidoskop 2020: PSG Juara Ligue 1, Bayern Munich Masih Rajai Bundesliga
"Saya ingin berterima kasih kepada manajemen Klub atas kepercayaan yang telah mereka berikan kepada saya."
"Seperti yang Anda ketahui, ini Klub selalu memiliki tempat khusus di hati saya. Saya memiliki kenangan indah, terutama tentang atmosfer unik di Parc des Princes."
Pochettino berjanji akan memoles PSG menjadi tim yang disegani. Dia ingin mengubah Les Parisiens sebagai tim yang memiliki identitas permainan agresif dan menyerang demi menghibur para penggemar.
"Tim ini memiliki potensi yang luar biasa dan staf saya dan saya akan melakukan semua yang kami bisa untuk mendapatkan yang terbaik untuk Paris Saint-Germain di semua kompetisi," beber Pochettino.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?