Suara.com - Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco berharap program vaksinasi yang telah berjalan di Indonesia dapat menjadi jembatan untuk memulai kembali Liga 1 Indonesia yang sudah terhenti selama 10 bulan.
"Semoga vaksin itu benar menjadi solusi buat masalah situasi saat ini. Mudah-mudahan bukan hanya untuk sepak bola, tapi untuk semua hidup masyarakat agar lebih aman," ujar Teco seperti dikutip Antara dalam laman resmi klub, Minggu (17/1/2021).
Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) tengah mengajukan permintaan vaksin untuk para pelaku industri sepak bola. Dengan begitu, ada harapan bisa mendapatkan vaksin lebih awal meski pemerintah tak memasukkan pesepak bola sebagai prioritas penerima vaksin.
Kendati demikian, Teco menekankan agar vaksin yang diberikan ke masyarakat memang teruji kualitasnya. Namun ia menilai sebenarnya kompetisi bisa digelar asalkan seluruh pemangku kepentingan bisa menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti halnya liga-liga lain di Asia maupun Eropa.
"Tapi beberapa negara selain Indonesia, kompetisi sudah berjalan tanpa adanya vaksin. Mereka menerapkan protokol kesehatan yang bagus. Jika Indonesia bisa menerima vaksin yang bagus, tentu kompetisi bisa berjalan kembali dengan protokol kesehatan yang baik," kata dia.
Sebelumnya, Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno menyebut bahwa PSSI mengajukan permohonan vaksin COVID-19 kepada otoritas terkait untuk diberikan kepada para pelaku sepak bola Tanah Air.
"Kalau yang saya tahu, Pak Ketua Umum PSSI sudah mengajukan permohonan vaksin," kata dia.
Menurut pensiunan Polri berpangkat Inspektur Jenderal itu, PSSI akan menyuntikkan vaksin kepada banyak pihak mulai dari para personel tim nasional, match commisioner serta semua yang terlibat di Liga 1, Liga 2 dan Liga 3.
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United
-
Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi