Suara.com - Kabar kepindahan pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, ke tim Korea Selatan, Ansan Greeners, tengah ramai dibicarakan. Kepindahan Asnawi ke Korsel juga atas saran dari Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong menjelaskan pemain yang sebelumnya memperkuat PSM Makassar itu adalah salah satu favoritnya. Bahkan, Shin Tae-yong yang juga berasal dari Korsel menyebut Asnawi sudah pantas main di Liga Korsel.
"Pemain ini adalah nomor satu di hati saya. Ia adalah pemain yang tak akan saya sesali," kata Shin Tae-yong dikutip dari media Korsel, Chosun.
"Saya pikir dia tidak hanya pantas main di K-League 2, tetapi juga di K-League 1," tambah mentan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.
Shin Tae-yong menambahkan, Asnawi bisa memainkan peran sebagai gelandang bertahan, meski posisinya saat ini adalah bek kanan. Ia menyeut Asnawi juga pemain yang pantang menyerah.
”Tim nasional utamanya memainkannya sebagai bek sayap kanan, tetapi jika diperlukan, ia bisa tampil sebagai gelandang bertahan," jelasnya.
"Dia mengejar dan menahan lawan ke manapun. Ia tidak mundur dan terus menunjukkan keberanian seperti Choi Hyo-jin (Jeonnam Dragons) dan Choi Chul-soon (Jeonbuk Motors) yang menunjukkan sebagai pemain bermental kuat," pungkasnya.
Kabarnya, Asnawi bakal dikontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan oleh Ansan Greeners. Meski begitu, PSM Makassar yang notabenenya klub Asnawi masih menganggap kabar ini sebatas rumor belaka.
"Pemain ini tidak kehilangan kekuatan mental dan staminanya. Ia punya kemampuan dan mengalahkan lawan," pungkasnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 TC Awal Februari, Timnas Senior Belum Ada Rencana
Ansan Greeners adalah klub yang berkiprah di ajang K-League 2, yang merupakan kasta kompetisi sepakbola kedua tertinggi di Korea Selatan.
Didirikan oleh Pemerintah Kota Ansan pada 2016, klub berjulul Serigala Hijau itu belum pernah merasakan kesempatan tampil di K-League 1. Prestasi terbaik mereka adalah menempati peringkat kelima K-League 2 musim 2019.
Berita Terkait
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Napoli Ditahan Parma 1-1, Gagal Pangkas Jarak dari Inter Milan
-
Manchester City Hajar Chelsea 3-0 di Stamford Bridge, Pepet Arsenal di Klasemen
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar