Suara.com - Nama Khuwailid Mustafa belakangan tengah ramai dibicarakan karena sedang dalam pantauan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ternyata, hal tersebut bukan gosip semata.
Seperti diketahui, Khuwailid adalah pemuda asal Aceh yang saat ini bermain untuk Qatar SC di kompetisi kasta tertinggi Liga Qatar.
Keinginan Shin Tae-yong mencoba kemampuan sang pemain ternyata benar adanya. Mustafa Ibrahim, ayah dari Khuwailid Mustafa, mengaku telah dihubungi oleh dua asisten pelatih Timnas Indonesia, satu di antaranya ialah Nova Arianto.
"Betul, tapi baru sekadar menanyakan saja. Coach Nova dan satu asisten Shin Tae-yong sudah bertanya mengenai Khuwailid Mustafa kepada saya," kata Mustafa Ibrahim saat dihubungi awak media.
Akan tetapi, Mustafa Ibrahim menjelaskan anaknya belum bisa berkomentar banyak. Pasalnya, belum ada surat panggilan resmi untuk datang memperkuat Timnas Indonesia.
"Dia masih belum ingin berkomentar karena belum ada surat pemanggilan secara resmi," jelasnya
"Insyaallah. Semoga, doakan saja. Kami masih menunggu surat resminya dulu jika dia dipanggil," pungkasnya.
Sekedar informasi, Khuwailid Mustafa telah lama berkarier di Qatar. Ia lahir di Lhokseumawe, Aceh, pada 29 Januari 2000.
Pemain yang berposisi sebagai bek ini pindah ke Qatar karena mengikuti ayahnya, Mustafa Ibrahim, yang bekerja di sana. Selain sebagai bek, Khuwailid Mustafa juga bisa berperan menjadi gelandang bertahan.
Baca Juga: Nantikan Kedatangan Asnawi Mangkualam, Kapten Ansen Greeners Beri Tuntutan
"Sejak usianya baru enam bulan, sudah saya bawa ke Qatar," pungkas sang ayah.
Adapun Timnas Indonesia dijadwalkan menggelar training camp (TC) pada Februari 2021. Jika terlaksana sesuai rencana, pemusatan latihan ini adalah untuk bekal menghadapi SEA Games 2021.
Berita Terkait
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia
-
Sandy Walsh Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Indonesia yang Juara Liga Thailand
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia