Suara.com - Legenda Timnas Argentina, Diego Maradona, kembali menarik atensi usai video terakhirnya sebelum meninggal dunia dipublikasikan oleh stasiun TV Argentina.
Diego Maradona meninggal dunia pada 25 November 2020 lalu usai dilaporkan mengalami serangan jantung. Sebelum meninggal dunia, Maradona diketahui telah menjalani operasi pembekuan darah di otaknya.
Operasi tersebut berhalan sukses sehingga Maradona diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada 30 Oktober. Nah, setelah pulang ke rumah usai menjalani operasi, Maradona diketahui membuat video.
Dilansir dari laporan Football Italia pada Kamis (4/2/2021), video tersebut adalah yang terakhir dibuat Maradona sebelum kematiannya. Dalam video tersebut, Maradona terlihat sedang makan di rumahnya, di kawasan San Andres de Tigre, Argentina.
Maradona tak sendirian dalam video tersebut. Legenda Napoli itu ditemani oleh mantan kekasihnya Veronica Ojeda. Maradona lalu menyampaikan kabar dan memberikan pesan untuk dokter pribadinya, Lepoldo Luque.
"Saya mengalami benturan dan muncul benjolan, tapi semua baik-baik saja. Kau tahu saya tidak suka saat-saat intin, tapi saat saya bersama orang baik saya keluar ke permukaan. Sebuah ciuman untuk Anda Luque," ucap Maradona dalam video tersebut.
Ironisnya saat ini dokter pribadi Maradona, Leopolde Luque sedang diselidiki oleh kepolisian terkait kematian Maradona. Penyelidikan itu dilakukan untuk mengetahui apakah Maradona meninggal dalam keadaan wajar atau tidak.
Jika memang bersalah atas kematian legenda Timnas Argentina tersebut, Luque akan terancam hukuman meski dirinya adalah dokter pribadi Maradona di masa hidupnya.
Baca Juga: Siap-siap! Pelatih Mulai Cari Pemain untuk Skuat Timnas Wanita Indonesia
Berita Terkait
-
Percakapan Kontroversial Dokter saat Diego Maradona Meninggal Dunia
-
Misteri Dua Brankas Milik Diego Maradona di Dubai, Apa Isinya?
-
Tundukkan Banfield, Boca Juniors Juara Maradona Cup Edisi Perdana
-
Upacara Pemakaman Maradona Dikritik Jadi Penyebaran Covid-19 di Argentina
-
2020, Tahun Terburuk Barcelona dan Kejenuhan Messi yang Memuncak
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir