Suara.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman sepertinya belum terima dengan kekalahan 0-2 dari Sevilla pada pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (11/2/2021) dini hari WIB.
Ronald Koeman mengklaim Barcelona seharusnya mendapat hadiah penalti pada menit ke-70 saat Jordi Alba terlihat dijatuhkan lawan di kotak terlarang.
Insiden itu terlihat cukup jelas tetapi wasit Mateu Lahoz bergeming dan yakin bahwa pelanggaran itu terjadi masih di luar kotak penalti.
Koeman melayangkan protes lantaran wasit sebenarnya punya kesempatan untuk meninjau ulang insiden itu lewat bantuan video assistant referee (VAR). Namun hal itu tidak dilakukan.
"Saya pikir secara umum wasit bagus. Selalu ada keraguan dalam penalti. Semua orang mengatakan kepada saya bahwa itu penalti. Saya harus mempercayai mereka," kata Ronald Koeman dikutip dari Marca, Kamis (11/2/2021).
"Saya tidak tahu mengapa VAR tidak dilibatkan untuk insiden itu," tambahnya.
Secara keseluruhan Ronald Koeman tak menampik bahwa Sevilla adalah tim yang kuat dan Barcelona cukup kesulitan untuk menandingi permainan yang diperagakan tim asuhan Julen Lopetegui itu, khususnya di babak pertama.
"Saya telah melihat Barca bermain bagus, menciptakan peluang yang sangat jelas saat tertinggal 0-1. Kami telah memberikan banyak tekanan di babak kedua," beber Koeman.
"Saya tidak bisa mengklaim kerusakan yang lebih besar pada tim. Kami memiliki pertandingan tersisa [leg kedua] dan kami harus mencoba untuk menang dan mencapai final," tambahnya.
Baca Juga: Lima Fakta Jelang Duel Sevilla Vs Barcelona di Semifinal Copa del Rey
Barcelona kebobolan dua gol masing-masing di menit ke-25 oleh Jules Kounde dan pada menit ke-85 yang dicetak mantan pemainnya sendiri, Ivan Rakitic.
Berita Terkait
-
Cedera, PSG Terancam Kehilangan Neymar Jelang Hadapi Barcelona
-
Hasil Bola Tadi Malam: Piala FA, Coppa Italia, hingga Copa del Rey
-
Sevilla Vs Barcelona: Los Palanganas Bungkam Blaugrana 2-0
-
Ambisi Lopetegui dan Sejarah Bentrok Sevilla Vs Barcelona di Copa del Rey
-
Dicoret dari Laga Sevilla Vs Barcelona, Braithwaite Tak Patah Semangat
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia