Suara.com - Inter Milan dikabarkan tengah merayu Chelsea. Dilaporkan Calciomercato, Inter menawarkan Chelsea tukar guling pemain antara Christian Eriksen dengan Jorginho.
Christian Eriksen dan Jorginho selama ini kerap dikait-kaitkan dengan klub lain. Kedua pemain itu kerap dikabarkan tidak puas dengan klub masing-masing dan mencari 'pelabuhan' baru bagi karier mereka.
CEO Inter Milan bahkan mengonfirmasi bahwa klub terbuka untuk mendengarkan tawaran untuk Eriksen pada bursa transfer Januari.
Eriksen diketahui mengalami masa sulit di Italia sejak transfer senilai 20 juta euro dari Tottenham ke Inter Milan Januari 2020.
Inter punya ekspektasi tinggi terhadap gelandang serang asal Denmark itu menyusul penampilannya yang mengesankan di Liga Premier.
Namun, Eriksen gagal memenuhi ekspektasi tersebut. Seakan gagal memahami taktik dan keinginan pelatih Inter Antonio Conte, Eriksen minim jam terbang di Italia.
Persaingan untuk mendapatkan tempat awal bersama Nerazzurri juga memainkan peran utama dalam perjuangannya. Pemain berusia 28 tahun itu hanya turun di 13 pertandingan Serie A dalam satu tahun lebih.
Sementara Jorginho bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2018 dan menikmati musim debut yang sangat bagus di bawah Maurizio Sarri.
Pemain Italia itu memulai semua kecuali satu pertandingan di Liga Premier musim itu dan merupakan bagian integral dari kemenangan gelar Liga Europa The Blues.
Baca Juga: Thomas Tuchel: Kepa Tak Harus Pamer, Saya Cuma Ingin Lihat Kualitasnya
Namun, sejak Maurizio Sarri hengkang dari klub, Jorginho kesulitan mendapatkan waktu bermain reguler.
Terkait tawaran Inter, Chelsea kabarnya lebih memilih penjualan reguler daripada tukar guling.
Chelsea dilaporkan menolak proposal tersebut karena mereka lebih suka mendapatkan uang tunai untuk pemain mereka daripada memilih kesepakatan pertukaran yang melibatkan Christian Eriksen.
The Blues yakin bisa mendapat 15 juta euro hingga 20 juta euro dari Inter Milan untuk layanan gelandang tersebut.
Terlepas dari keengganan The Blues, tawaran Inter untuk saat ini baru sebatas ide mengingat jendela transfer musim dingin telah ditutup.
Berita Terkait
-
Boyong Enzo Fernandez, Counter Attack Manchester City Bakal Makin Tajam?
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?