Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho menyoroti dua kesialan yang dialami timnya saat dibungkam Manchester City 0-3 dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad, Sabtu waktu setempat atau Minggu (14/2/2021) dini hari WIB.
Dua kesialan yang dimaksud adalah tendangan bebas Harry Kane yang membentur tiang gawang dan penalti City, yang menurut Mourinho "khas sepak bola era modern".
Mourinho merasa dua kesialan itu sebagai sesuatu yang berat untuk diterima karena timnya tampil cukup berani dalam menyerang di laga kali ini.
"Dari aspek sepak bola, saya percaya di babak pertama, kami tampil bagus, memulai laga dengan positif, tidak dilanda rasa takut, tanpa masalah, termasuk dalam bertahan, bahkan berusaha bermain menyerang," ujarnya selepas laga dilansir laman resmi Tottenham.
"Sekali lagi, kami sial, dengan bola Harry Kane, yang saya tidak paham tidak menjadi gol dan juga sial dengan sebuah penalti khas sepak bola era moden. Tetapi saya menyukai penampilan di babak pertama, sangat positif," kata Mourinho melengkapi.
Tottenham tertinggal lebih dulu akibat eksekusi penalti Rodri Hernandez sebelum Ilkay Gundogan menggandakan keunggulan City lima menit setelah sepak lanjut babak kedua.
Gol kedua City tersebut, diyakini Mourinho menjadi pukulan bagi mental para pemain Tottenham, sehingga kendati mereka berusaha bangkit selepas gawangnya kembali dibobol Gundogan, situasi terlanjur menjadi sulit.
"Ketika Anda kebobolan setelah lima menit babak kedua, itu sulit, sebab kelelahan dan aspek mental mendera para pemain," katanya.
"Para pemain terus berjuang hingga akhir, dan saya merasa hasil ini terlalu sadis, amat sangat sadis," pungkas Mourinho.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Manchester City Libas Tottenham Hotspur 3-0
Hasil itu membuat Tottenham menelan empat kekalahan dalam lima pertandingan Liga Inggris terakhirnya dan tertahan di urutan kedelapan klasemen sementara dengan raihan 36 poin.
Tottenham selanjutnya akan bertandang ke Austria menghadapi Wolfsberger dalam leg pertama 32 besar Liga Europa pada Kamis (18/2), sebelum menyambangi markas West Ham United tiga hari berselang.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Inggris: Manchester City Libas Tottenham Hotspur 3-0
-
Link Live Streaming Manchester City vs Tottenham Hotspur
-
Real Madrid Lebih Pentingkan Gaji Gareth Bale Dibanding Sergio Ramos
-
Salah Besar, Unggahan Instagram Gareth Bale Bikin Jose Mourinho Naik Pitam
-
Jadwal Liga Inggris Pekan ke-24, Ada Duel Manchester City Vs Tottenham
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026