Suara.com - PSM Makassar ternyata tidak hanya menunggak gaji legiun asing Giancarlo Lopes Rodrigues. Ternyata, Juku Eja --julukan PSM-- juga menunggak hampir seluruh pemain yang ada di tim.
Hal ini seperti disampaikan oleh General Manager (GM) Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), Ponaryo Astaman. Menurutnya, PSM berhutang gaji ke banyak pemain semenjak vakumnya kompetisi karena pandemi COVID-19.
"PSM ada penunggakan juga ke pemain lokal di periode pandemi ini. Hampir seluruh pemain," kata Ponaryo saat dihubungi awak media, Selasa (16/2/2021).
Terbaru, Pasukan Ramang baru saja dijatuhi sanksi oleh FIFA karena menunggak gaji Giancarlo. Ponaryo pun sedikit menceritakan bagaimana FIFA langsung memberikan sanksi kepada PSM.
Disebutkan Ponaryo, pemain asal Brasil itu melaporkan langsung PSM ke DRC (Dispute Resolution Chamber) FIFA, tidak melalui APPI. Memang, menurut Ponaryo pemain asing yang berkarier di manapun punya hak melapor jika ada tunggakan ke DRC FIFA.
Komite Disiplin FIFA kemudian menjatuhkan sanksi berupa larangan transfer dan larangan mendaftarkan pemain buat PSM selama tiga periode transfer.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepakbola profesional di Indonesia sudah meneruskan putusan FIFA ini ke PSM. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Akhmad Hadian Lukita tertanggal Senin (15/2/2021).
"Kalau Giancarlo, dia langsung melapor ke DRC. Pemain asing memang punya jalur untuk melapor langsung ke DRC FIFA tanpa melalui APPI," jelas mantan penggawa Persija Jakarta itu.
"Begitu juga dengan pemain Indonesia yang main di luar, mereka punya hak yang sama seperti pemain asing di sini," ia menambahkan.
Baca Juga: Tak Bayar Gaji Eks Pemain, PSM Disanksi FIFA, Tak Bisa Daftarkan Pemain
Ponaryo menerangkan jika ada tunggakan gaji untuk tidak takut melapor. Apalagi, Indonesia punya badan sengketa resmi bentukan FIFA yakni NDRC (National Dispute Resolution Chamber).
"Pemain asing kalau ada kasus mereka bisa melalui APPI, nanti ke NDRC. Kalau memilih melapor langsung, ya langsung ke DRC FIFA," pungkas mantan pemain Timnas Indonesia tersebut.
Berita Terkait
-
Heboh! Wasit Piala Dunia 2026 Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan Remaja Laki-laki
-
FIFA Patok Biaya Parkir di Piala Dunia 2026: Satu Mobil Rp4 Juta di Miami
-
FIFA Guyur Rp14 Triliun untuk Piala Dunia 2026, Negara Peserta Ketiban Durian Runtuh
-
Iran Absen di Rapat FIFA karena Masalah Visa, Keikutsertaan di Piala Dunia 2026 Masih Tanda Tanya
-
Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera
-
John Stones Umumkan Hengkang dari Manchester City Akhir Musim Ini
-
Bayern Munich Ikut Bersaing dengan AC Milan untuk Dusan Vlahovic
-
Bayern Munich Siapkan Negosiasi Perpanjangan Kontrak Harry Kane
-
Mohamed Salah Segera Umumkan Klub Baru dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Ipswich Town Gagal Amankan Promosi Otomatis Usai Ditahan Southampton 2-2
-
Penyerang Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang Piala AFF 2026, Siapa Tertajam?
-
Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026
-
Performa Apik David Da Silva di BRI Super League Musim Ini, Patut Dinaturalisasi?
-
Dony Tri Pamungkas Ogah Ikuti Jejak Egy dan Witan Langsung Abroad ke Eropa