Suara.com - Yevhen Bokhashvili resmi tak lagi berstatus sebagai pemain PSS Sleman. Ia telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada manajemen klub dan sekaligus mengutarakan alasan untuk beranjak dari PSS.
Manajemen tim sudah berupaya mempertahankan sang pemain. Namun, keinginan pemain asal Ukraina ini untuk pergi ternyata cukup kuat.
"Status dari Yevhen Bokhashvili sudah bukan lagi pemain PSS Sleman. Sebelumnya, Yevhen mengirimkan surat pengunduran diri dan meminta izin pada klub untuk dapat memroses keinginannya itu,” kata Marco Gracia Paulo selaku Direktur Utama PT. Putra Sleman Sembada (PT PSS) dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/2/2021).
“Berbagai upaya juga sudah dilakukan klub agar Yevhen tetap berada di keluarga PSS ini. Tapi sekali lagi, kami tak mau egois dan harus memikirkan yang terbaik bagi Klub dan juga bagi setiap individu di dalamnya” tambahnya.
Surat pengunduran diri yang diajukan pemain asal Ukraina ini telah direspon oleh manajemen PSS. Diskusi panjang antara Yevhen dan klub juga tak terhindarkan.
Ketidakjelasan kompetisi sepakbola di Indonesia menjadi salah satu alasan sang pemain pergi. Ia membutuhkan penghasilan karena sebentar lagi bakal jadi seorang ayah.
“Ada beberapa pertimbangan dan alasan yang cukup masuk akal, hingga akhirnya Yevhen terpaksa pamit dari PSS," jelas Marco.
"Saat ini kompetisi sepakbola di Indonesia masih belum menemui titik terang kapan akan resmi dimulai. Sedangkan, dalam waktu dekat Yevhen juga akan menjadi seorang ayah. Kami sangat paham kondisi tersebut," ia menambahkan.
Pemain 28 tahun ini sudah membela Super Elja --julukan PSS-- selama dua musim, terhitung sejak Februari 2019. Di musim pertamanya itu, ia berhasil mencatatkan 16 gol dan bahkan masih jadi tumpuan di kompetisi 2020.
Baca Juga: Turnamen Pramusim Kurang Ideal bagi Persik, Tapi akan Tetap Manut PSSI
Oleh sebab itu, manajemen PSS berterima kasih kepada Yevhen. Menurut Marco, sang pemain cukup berjasa buat klubnya.
“Yevhen adalah salah satu pejuang terbaik yang dimiliki PSS. Dia sudah banyak berkontribusi dan berusaha untuk membanggakan warga Sleman. Tapi, tentu kita ingin Yevhen juga mendapatkan kesempatan dan tempat yang baik, walaupun tak lagi bersama kita,” ucapnya.
“Saya mewakili PSS, mengucapkan terima kasih kepada Yevhen atas kerja kerasnya selama bermain untuk Super Elja,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Perkuat Lini Depan, Kendal Tornado FC Datangkan Striker Rizky Dwi Pangestu
-
Ironi Stadion Dallas: Rumput Hasil Riset 5 Tahun akan Dibongkar Usai Duel Prancis vs Spanyol
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Tensi Panas Ruang Ganti Inggris Jelang Hadapi Argentina, Thomas Tuchel Adu Argumen dengan Pemain
-
Prancis vs Spanyol: Les Bleus di Antara Dendam dan Misi Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara
-
Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner
-
Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa