Suara.com - Prediksi Benfica vs Arsenal di babak 32 besar Liga Europa 2020/21, Jumat (19/2/2021) dini hari WIB. Ini akan menjadi laga menarik karena akan dimainkan di tempat netral.
UEFA telah memindahkan venue pertandingan Benfica vs Arsenal ke Stadio Olimpico, Roma, Italia yang merupakan kandang Lazio dan AS Roma menyusul pembatasan akses masuk yang diberlakukan beberapa negara akibat pandemi COVID-19.
Meski tidak bermain di kandang sendiri, Benfica tetap pantas diunggulkan. Wakil Portugal tersebut lolos sebagai runner up Grup D setelah mencatat tiga kali menang dan tiga kali imbang.
Namun, pelatih Benfica Jorge Jesus perlu lebih mengatur kembali strateginya guna menghadapi Arsenal setelah di lagav terakhir di Primeira Liga mereka hanya bermain imbang 1-1 Moreirense.
Formasi 4-4 2 tampaknya akan dimainkan oleh Jorge Jesus saat menghadapi Arsenal. Duet Darwin Nunez dan Haris Seferovic tampaknya siap dimainkan di lini depan Si Elang.
Sementara di kubu Arsenal, kepercayaan diri skuat besutan Mikel Arteta ini sedang membaik setelah di laga terakhir mereka sukses mengalahkan Leeds United 4-2 di Liga Inggris.
The Gunners menang berkat hat-trick Pierre-Emerick Aubameyang dan satu gol Hector Bellerin. Aubameyang diduga melakukan pelanggaran protokol kesehatan namun masih berpeluang dimainkan.
Manajer Mikel Arteta tampaknya sudah menyiapkan Alexandre Lacazette di lini depannya dalam formasi 4-2-3-1. Sementara Aubameyang, Martin Odegaard, Nicolas Pepe siap membantu serangan.
Kedua tim sejauh ini sudah dua kali bertemu dan Benfica sekali menang. Namun demikian, kedua tim sama - sama berpeluang memenangkan leg pertama ini. Kita saksikan saja.
Baca Juga: Prediksi SC Braga Vs Roma di Leg Pertama Babak 32 Besar Liga Europa
Prakiraan Susunan Pemain :
Benfica (4-4-2): Vlachodimos; Grimaldo, Vertonghen, Otamendi, Goncalves; Everton, Weigl, Pizzi, Rafa; Nunez, Seferovic.
Pelatih: Jorge Jesus.
Arsenal (4-2-3-1): Ryan; Soares, Luiz, Holding, Bellerin; Xhaka, Ceballos; Aubameyang, Odegaard, Pepe; Lacazete.
Pelatih: Mikel Arteta.
Dua Pertemuan Terakhir Benfica vs Arsenal :
Berita Terkait
-
Kabar Buruk untuk Liverpool, Conor Bradley Menepi Hingga Akhir Musim
-
Statistik Miris Gyokeres Tertutup dengan Kehebatan Arsenal, The Gunners Kena Prank Rp1,44 T
-
Arteta Kirim Pesan Berkelas ke Arne Slot Usai Hat-trick Gabriel Martinelli
-
Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja
-
Roy Keane Sebut Aksi Martinelli sebagai Aib, Pemain Arsenal Itu Akhirnya Minta Maaf
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Hasil Liverpool vs Barnsley Skor 4-1, Dominik Szoboszlai dan Florian Wirtz Cetak Gol Edan!
-
Michael Carrick Kandidat Terkuat Pelatih Sementara Manchester United Gantikan Ruben Amorim
-
Alvaro Arbeloa Resmi Jadi Pelatih Real Madrid Gantikan Xabi Alonso
-
Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026
-
Nasib Igor Thiago, Bersinar di Premier League, Diprediksi Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
-
Liverpool vs Barnsley: Arne Slot Pasang Target Tinggi di Piala FA Usai Terpuruk di Liga
-
Michael Carrick Akan Segera Diumumkan Jadi Manajer Interim Manchester United
-
Ayah Komika, Anak Pakar Fisik Dunia, Ini Latar Belakang Keluarga Cesar Meylan
-
Aston Villa Gigit Jari, Duit Rp587 Miliar Ditolak Wonderkid Real Madrid
-
Gol Dramatis Justin Hubner Bikin Pelatih Dean James Murka Kritik Keras Lini Pertahanan